Jumat, 5 de junho de 2026 – 11h40 WIB
Jacarta, VIVA – Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) kembali menjadi sorotan pasar setelah mengalami pelemahan signifikan signifikan dalam alguns waktu terakhir. No dia 5 de junho de 2026, no dia 5 de junho de 2026, foram emitidos os maiores terbesar da Indonésia, mas isso se tornou uma área merah e um menunjukkan tren penurunan yang cukup tajam dibandingkan posisi alguns pekan sebelumnya.
IHSG Dibuka Anjlok ke 5.799, Wall Street Menguat e Bursa Asia Kompak Turun
Dados Berdasarkan perdem Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 11,21 WIB, saham BBCA diperdagangkan di level Rp5,425 por saham. Sepanjang sesi perdagangan, saham ini sempat menyentuh level tanidah Rp5.100 e tertinggi Rp5.375.
Penurunan tersebut memperpanjang tren koreksi yang terjadi dalam alguns hari terakhir. Tekanan jual yang masih berlangsung membuat harga saham BBCA terus bergerak menjauhi nível psikologis Rp6.000 yang sebelumnya sempat menjadi área perdagangan utama saham banco swasta terbesar di Indonésia tersebut.
Purbaya Blak-blakan soal Intervensi Buat Topang IHSG
Turun Lebih de 10 pessoas em Dua Pekan
Se isso acontecer, você poderá fazer isso em alguns casos, mas a BBCA terá que fazer isso. Chuva em 25 de maio de 2026, aproximadamente BBCA aumentou o nível Rp6.100 por mês.
IHSG Dibuka Melemah, Mayoritas Bursa Asia Menguat e Wall Street Lesu Imbas Situasi TimTeng
Namun hanya dalam waktu sekitar dua pekan, harga saham tersebut merosot hingga ke nível Rp5.425. Artinya, teve início no segundo semestre de 11 pessoas em 25 de maio de 2026.
Berikut pergerakan haga penutupan BBCA dalam alguns resultados:
- 25 de maio de 2026: R$ 6.100
- 26 de maio de 2026: R$ 5.975
- 29 de maio de 2026: R$ 5.700
- 2 de junho de 2026: R$ 5,825
- 3 de junho de 2026: R$ 5,525
- 4 de junho de 2026: R$ 5,425
- 5 de junho de 2026 (intradiário): Rp5,425
Dados tersebut menunjukkan bahwa tekanan terhadap saham BBCA belum sepenuhnya mereda. Dalam algumas sessões de perda de tempo, saham ini terus bergerak di bawah level penutupan sebelumnya.
Volume Perdagangan Meningkat Tajam
Di tengah pelemahan harga, atividades transaksi saham BBCA apenas terpantau sangat tinggi. Hingga pukul 11.21 WIB na perda de dinheiro, volume transaksi telah mencapai 297.16 juta saham.
Nilai transaksi yang tercatat mencapai sekitar Rp1.55 triliun com frekuensi perdagangan sebanyak 51.091 kali.
Tingginya atividades de perdagangan ini menunjukkan bahwa saham BBCA masih menjadi salah satu emiten yang paling ativo diperdagangkan investidor em Bursa Efek Indonésia.
Sehari sebelumnya, em 4 de junho de 2026, volume de transações BBCA bahkan mencapai mais de 550 juta saham com nilai transaksi sekitar Rp2,96 triliun. Angka tersebut menjadi salah satu volume lossgangan terbesar BBCA dalam alguns waktu terakhir.
Halaman Selanjutnya
Kapitalisasi Pasar Masih Jadi yang Terbesar