Kamis, 9 de abril de 2026 – 07:23 WIB
Jacarta, VIVA – O Presidente Americano (AS), Donald Trump, mengatakan pihaknya akan membantu mengatasi penumpukan lalu lintas kapal di Selat Hormuz.
Status Selat Hormuz Tidak Jelas Setelah Laporan yang Saling Bertentangan do Irã
Hal itu disampaikan Trump setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan pada Rabu, 8 de abril de 2026.
“Akan ada banyak aksi positif! Banyak uang akan dihasilkan. Irã bisa memulai proses reconstruksi,” disse Trump na plataforma Truth Social, dikutip Kamis, 9 de abril de 2026.
Gedung Putih Murka! Penutupan Selat Hormuz Disebut Tak Bisa Diterima
Dia mengatakan bahwa AS akan memuat segala jenis pasokan komoditas.
“Kami hanya akan berada di sekitar Selat Hormuz untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik,” tambahnya.
Irã Murka Usai Amerika Langgar 3 Kesepakatan, Perdamaian Terancam Gagal
Sebelum menyetujui penangguhan serangan dan pengeboman terhadap Iran selama dua pekan, yang diumumkan pada Selasa (7/4), Trump memberi tenggat waktu kepada Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mencapai kesepakatan.
Dia menggambarkan tercapainya gencatan senjata itu sebagai potens “Masa Keemasan Timur Tengah” e membros sinyal keterlibatan AS para terus mengamankan jalur maritim terpenting di dunia itu.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak AS e Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 de fevereiro lalu hingga menewaskan lebih dari 1.400 korban, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
O Irã trocou membalas com um drone pesado e rude que menargetkan Israel serta Yordania, Iraque, e negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. O Irã também membatasi pergerakan kapal melalui Selat Hormuz. (Formiga)
Sumber: Anadolu
254 Orang Tewas em Serangan Israel no Líbano Usai Gencatan Senjata Irã-AS
Serangan udara Israel menghantam sejumlah Kawasan padat bisnis e permukiman di pusat Beirut tanpa peringatan, menewaskan ratusan orang dan melukai mais de 1.000
VIVA.co.id
9 de abril de 2026




