Início Notícias AZ Kasus Dugaan Pelecehan Sexual Syekh Ahmad Al Misry: Modus Cek Fisik,...

AZ Kasus Dugaan Pelecehan Sexual Syekh Ahmad Al Misry: Modus Cek Fisik, Penistaan ​​​​Agama Hingga Ada Intimidasi Jenderal

19
0
Cronologia Lengkap Kejadian Dugaan Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry ke 5 Korbannya

Kamis, 23 de abril de 2026 – 05:26 WIB

Jacarta, VIVA – Casos tenham uma peleja sexual sexual que menyeret nama Syekh Ahmad Al Misry tenha sido berkembang e memicu perhatian luas públicas. Fakta-fakta baru mulai terkuak setelah pelapor utama, Habib Mahdi Alatas, membeberkan kronologi serta dugaan modus operandi dalam konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 22 de abril de 2026.

img_title

6 Bantahan Syekh Ahmad Al Misry Soal Dugaan Pelecehan Sksual ke Santri, Singgung Fitnah Kejam

Dalam keterangannya, Mahdi mengungkap bahwa dugaan tindakan tersebut tidak hanya menyangkut asusila, tetapi juga menyerempet isu serius lain seperti dugaan penistaan ​​​​agama, intimidasi, hingga indikasi pelarian ke luar negeri. Role para obter informações selecionadas!

Menurutnya, pelaku diduga memanfaatkan kedok agama para mendekati korban yang sebagian besar merupakan santri laki-laki di bawah umur. Salah satu modus yang disebut foi com o menjanjikan beasiswa hafiz Alquran ke Mesir, namun disertai syarat yang tidak wajar.

img_title

Turis AS Dibius Lalu Diperkosa Pria India di Homestay, Polisi Tangkap 2 Pelaku

“Dibilang ‘yakin kamu mau? Ya udah saya cek fisik’. Buka baju, lihat ada tatonya enggak, ada cacat enggak,” kata Habib Mahdi merujuk salah satu kejadian di Purbalingga, mengutip tayangan Youtube.

“Akhirnya disuruh buka celana, tadinya enggak mau. Termasuk mohon maaf, alat kelaminnya tuh dipegang,” ujar Habib Mahdi menyambung.

img_title

Syekh Ahmad Al Misry Disebut Pakai Pola Sama Diduga Lecehkan Korbannya, Ada Modus Janjikan ke Mesir

Lebih lanjut, Mahdi juga mengungkap adanya dugaan penggunaan dalil agama secara menyimpang untuk membenarkan tindakan tersebut. Hal ini, menurutnya, bahkan terekam em seu vídeo singkat yang kini dijadikan barang bukti.

“Si Syekh itu mengatakan ‘enggak apa-apa kok, Nabi Muhammad dengan Sayyidina Ali trocadilho melakukan hal yang seperti ini’,” ucap Habib Mahdi com nada geram.

Tak hanya itu, korban juga disebut dipaksa menonton konten konten pornográficos com narasi yang mencatut nama tokoh-tokoh besar do Islam.

“Disuruh nonton video porno, dibilang ‘enggak apa-apa kok, kalau Imam Syafi’i dan Imam Maliki serta imam mazhab yang lain masih hidup, dia juga akan nonton!'” imbuhnya.

Kasus ini juga diwarnai com dugaan intimidasi terhadap pihak-pihak yang berusaha mengungkap kebenaran. Mahdi mengaku dirinya sempat mendapat tekanan dari sejumlah oknum, termasuk yang memiliki jabatan tinggi.

“Ke saya aja tuh ada Jenderal intimidasi saya. Ada yang sek purnawirawan, ada yang masih menjabat. conciso.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, sosok ulama yang turut mendampingi pengungkapan kasus ini, almarhum Kang Rasyid, disebut juga sempat menerima ancaman sebelum meninggal dunia.

Halaman Selanjutnya

Fuente