Início Notícias AS Tenggelamkan 16 Kapal Penyebar Ranjau Milik Irã de Selat Hormuz

AS Tenggelamkan 16 Kapal Penyebar Ranjau Milik Irã de Selat Hormuz

18
0
AS Tenggelamkan 16 Kapal Penyebar Ranjau Milik Irã de Selat Hormuz

Rabu, 11 de março de 2026 – 11h43 WIB

Jacarta, VIVA – Komando Pusat Militer AS (Comando Central dos Estados Unidos/CENTCOM) mengumumkan telah menenggelamkan alguns kapal Irã, termasuk 16 kapal penyebar ranjau yang beroperasi di sekitar Selat Hormuz. Este foi o nome do Presidente Americano Serikat (AS), Donald Trump, para mudar de cor para laranja-laranja.

img_title

AS-Israel Dikabarkan Ingin Rebut Pulau Kharg, Pusat Ekspor 90 Persen Minyak Irã

“Kami ingin ranjau itu disingkirkan, segera!”, tulis Trump dalam unggahan Truth Social dikutip dari CNBC Internsional, Rabu, 11 de março de 2026.

Trump memperingatkan dugaan penempatan ranjau di jalur pelayaran Selat Hormuz maka Iran akan menghadapi konsekuensi militer yang dahsyat. Trump também foi menegaskan, jika ranjau benar-benar foi dipasang di kawasan itu, maka Iran harus segera mencabutnya.

img_title

Irã Yakinkan Turki Tak Pernah Luncurkan Rudal ke Ancara, Waspada Ulah Israel

“Jika karena alasan apa pun ranjau telah ditempatkan dan tidak segera diangkat, maka konsekuensi milite bagi Irã akan berada pada tingkat yang belum pernah terlihat sebelumnya. Namun jika mereka mencabutnya, itu akan menjadi langkah besar ke arah yang benar”, disse Trump.

Presidente Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Presidente Amerika Serikat (AS) Donald Trump

img_title

Pejabat AS: Irã Diduga Mulai Tebar Ranjau Laut di Selat Hormuz

Trump mengklaim telah menenggelamkan 10 kapal penebar ranjau seraya mengatakan bahwa operasi milite tersebut masih bisa berlanjut.

Sejumlah media asing melaporkan Iran mulai menempatkan sejumlah ranjau di sekitar perairan Selat Hormuz meski dalam jumlah terbatas. Melansir da CNN Internasional, jumlah ranjau yang ‘ditanam’ Irã diperkirakan mencapai puluhan yang sudah dipasang em alguns hari terakhir.

O Irã mengatakan masih memiliki mais de 80 pessoas armada kapal kecil e dan kapal penyebar ranjau. Sehingga secara teoritis masih mampu menempatkan ratusan ranjau tambahan di kawasan tersebut.

Sejumlah analis keamanan menilai penggunaan ranjau laut dapat menjadi strati sekretif bagi Iran untuk menekan atividades pelayaran di kawasan tersebut. Selain menimbulkan kerusakan langsung pada kapal, ancaman ranjau juga dapat meningkatkan biaya asuransi e membuat kapal-kapal enggan melintasi Teluk Persia.

Pusat kajian keamanan Centro Robert Strauss para Segurança e Direito Internacional menyebut ranjau digunakan Irã sebagai ‘alat pencegah’ guna memaksa kapal melewati jalur tertentu yang lebih menguntungkan bagi Teerã.

Sebagaimana diketahui, Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran bagi vital perdergangan energi dunia. Wilayah yang terletak di antara Iran and Oman itu dilalui sekitar 13 juta barel minyak mentah per hari pada 2025.

Halaman Selanjutnya

Jumlah this sekitar 31 pessoas de seluruh pengiriman minyak laut global, menurut perusahaan consultor energi Kpler. Ketegangan di kawasan menyebabkan lonjakan biaya pengiriman minyak melonjak tajam.

Halaman Selanjutnya

Fuente