Início Notícias Apa yang Terjadi Jika Peruundingan AS-Irã Hari Ini Gagal?

Apa yang Terjadi Jika Peruundingan AS-Irã Hari Ini Gagal?

13
0
Apa yang Terjadi Jika Peruundingan AS-Irã Hari Ini Gagal?

Sabtu, 11 de abril de 2026 – 14h00 WIB

VIVA –Hari this American Serikat and Iran akan menggelar perundingan to mencapai kesepakatan gencatan senjata. Namun dibalik perundingan yang digelar hari ini di Islamabad, Paquistão tak dipungkiri ketakutan dunia bahwa perundingan tersebut gagal.

img_title

Trump Ancam Hancurkan Irã Jika Peruundingan Hari Ini Gagal

Lantas apa yang akan dilakukan kedua belah negara jika perundingan hari ini gagal? Terkait hal itu, presidente AS, Donald Trump angkat bicara. Disebutnya bahwa AS não memiliki rencana cadangan jika perundingan com o Irã hari ini gagal mencapai kesepakatan.

Pernyataan ini muncul sebagai jawaban atas pertanyaan apakah Washington punya “Plano B” jika negosiasi AS-Iran runtuh ou jika Tehran menolak membuka kembali Selat Hormuz.

img_title

Irã Dilaporkan Terkendala Buka Selat Hormuz karena Kesulitan Temukan Ranjau Laut yang Dipasang

“Anda tidak butuh rencana cadangan. ujar Trump foi lançado em 11 de abril de 2026.

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa AS telah mengerahkan lebih banyak pasukan ke Timur Tengah, meskipun gencatan senjata sementara selama dua minggu sempat memberi jeda damai yang langka di Kawasan Teluk setelah berminggu-minggu terjadinya pertempuran diantara kedua negara itu.

img_title

Jelang Negosiasi, Irã Blak-blakan ‘Punya Niat Baik tapi Tak Percaya AS’

Menurut Gedung Putih, pembicaraan di Paquistão akan dimulai pada Sabtu pagi waktu setempat.

Delegasi Irã yang dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf e turut diikuti Menteri Luar Negeri Seyed Abbas Araghchi foi tiba di Islamabad pagi ini, demikian pernyataan de Kementerian Luar Negeri Paquistão.

Rekaman visual menunjukkan mereka disambut oleh Menteri Paquistão Ishaq Dar serta Kepala Angkatan Darat sekaligus pemimpin de fato Asim Munir.

Wakil Presidente AS JD Vance, yang dikenal sebagai salah satu pihak yang paling berhati-hati dalam mendukung perang dengan Iran, seang dalam perjalanan untuk memimpin delegadoasi AS dalam pembicaraan tersebut. Sebelum meninggalkan Paris, ia memperingatkan Tehran agar tidak mencoba mempermainkan” Washington.

“Kalau mereka mencoba mempermainkan kami, mereka akan mendapati bahwa tim negosiasi kami tidak akan mudah menerima,” katanya.

Halaman Selanjutnya

Sebelumnya, AS e Irã memiliki perbedaan dalam hal syarat negosiasi. Pemerintahan Trump disebut-sebut menyusun kerangka 15 pontos yang meminta Irã menyerahkan urânio yang telah diperkaya tingkat tinggi dan menerima pembatasan terhadap milliternya. Sementara itu, Irã mengajukan rencana 10 pontos yang menuntut compensasi serta pengakuan AS atas kedaulatan Tehran di Selat Hormuz.

Halaman Selanjutnya

Fuente