Minggu, 12 de abril de 2026 – 11h37 WIB
Jacarta, VIVA – Langkah nekat Aldi Taher membagikan nomor ponsel demi membuka peluang kerja justru berujung petaka. Alih-alih kebanjiran tawaran job, perangkat miliknya malah tumbang setelah dihujani ribuan pesan dari warganet.
Respons Aldi Taher Usai Ditegur Ustaz Soal Kalimat Semuanya Milik Allah
Kisah ini mencuat setelah Aldi mengunggah video queluhan di akun Instagram pribadinya. No vídeo tersebut, eu mengaku ponselnya mengalami gangguan serius hingga tidak bisa digunakan sebagaimana mestinya. Role até tahu cerita lengkapnya, yuk!
Agora, Momen esta bermula saat Aldi tapil dalam sesi streaming ao vivo “Marapthon” milik Reza Arap. Di sana, ia secara terbuka menyebutkan nomor telepon pribadinya to keperluan profesional, mulai dari tawaran manggung, kerja sama sebagai Key Opinion Leader (KOL), hingga kebutuhan iklan.
Gegara Sering Sebut Semua Milik Allah, Aldi Taher Ditegur Ustaz: Lebih Beradab Lagi Ya
Namun, respons public justru di luar dugaan. Nomor tersebut malah dibanjiri pesan yang tidak relevante, mulai dari spam hingga pesanan makanan ke bisnis kulinernya.
“Gue minta tolong banget ya cintaku sayangku, semuanya jangan nge-spam ke nomor pribadi untuk undang nyanyi yang 0812-1212 itu, yang gue share di Marapthon. Kalau pesan burger langsung aja datang ke Aldi’s Burger Cempaka Putih, por favor,” pinta Aldi no videonya, dikutip Minggu April 12, 2026.
TERPOPULER: Teuku Ryan Dicari Usai Ressa Spill Ayah Kandung, Inayah Wahid Menikah com Kiai
Alih-alih menjadi jalur rezeki, nomor tersebut berubah menjadi “bom notifikasi” yang membuat ponselnya tidak mampu menampung lonjakan pesan. Aldi mengungkapkan bahwa jumlah pesan yang masuk mencapai angka fantastis, hingga berdampak langsung pada kinerja perangkatnya.
“Handphone-nya jadi nge-hang, enggak kasihan sama gue? Ya bismillah gue buat nyari uang, buat ibu berobat, ya buat anak gue sekolah. Punten banget ya, punten,” ucapnya dengan nada memelas.
Situasi ini tentu menjadi pukulan bagi Aldi, mengingat ponsel tersebut merupakan alat utama dalam menjalankan pekerjaannya. Ketika akses reklamasi terganggu, peluang kerja pun ikut terhambat.
Para menyiasati kondisi tersebut, pria berusia 42 tahun ini akhirnya mengambil langkah darurat. Ia mengalihkan seluruh communikasi pekerjaan kepada sang istri, Salsabilih, agar tetap bisa menjangkau klien yang serius.
“Nah, untuk klien-klien mohon maaf ya kalau misalkan belum dijawab, kalian bisa DM ke Instagram istri gue, Bunda Salsabilih. Ke situ dulu aja deh. Handphone-nya jadi enggak bisa dibaca. 10 ribu WA yang masuk, Allahuakbar,” jelasnya.
Halaman Selanjutnya
Na penghujung videonya, Aldi menegaskan bahwa permintaan para gerar spam bukanlah candaan. Ia berharap publicik bisa lebih bijak, mengingat nomor tersebut memang diperuntukkan bagi kepentingan profesional yang menjadi sumber penghasilannya.



