Início Notícias 3 Prajurit TNI Gugur do Líbano, Negara Beri Pangkat Luar Biasa e...

3 Prajurit TNI Gugur do Líbano, Negara Beri Pangkat Luar Biasa e Santunan Miliaran

17
0
3 Prajurit TNI Gugur do Líbano, Negara Beri Pangkat Luar Biasa e Santunan Miliaran

Rabu, 1º de abril de 2026 – 18h30 WIB

Jacarta, VIVA – Duka mendalam menyelimuti Tanah Air setelah tiga prajurit TNI gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan. No entanto, di balik kehilangan tersebut, negara memastikan penghormatan tertinggi diberikan kepada para pahlawan bangsa itu.

img_title

Israel Lempar Tuduhan ke Hizbullah soal Prajurit TNI UNIFIL Gugur no Líbano

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan, ketiga prajurit yang gugur langsung dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) anumerta. Mereka foi o capitão dos infantes Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan e Praka Farizal Romadhon.

Tak hanya kenaikan pangkat, ketiganya juga menerima penghargaan internacional from Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atas jasa dalam misi perdamaian.

img_title

Modus Pinjam BPKB Berujung Dugaan Penipuan, Oknum TNI AL Dilaporkan ke Polisi di Surabaya

”Ketiga prajurit gugur juga mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang Anumerta, medalha penghargaan “Dag Hammarskjold”, gaji terusan selama 12 bulan (berupa gaji pokok, uang lauk pauk, dan tunjangan jabatan), serta pensiun janda setelah gaji terusan selesai dibayarkan”, ujarnya, Rabu, 1º de abril de 2026.

Negara juga menjamin seluruh hak keluarga yang ditinggalkan. Santunan yang diberikan mencakup berbagai skema perlindungan, mulai dari asuransi hingga bantuan pendidikan bagi anak-anak prajurit.

img_title

Panglima TNI Janji Jamin Masa Depan Keluarga Prajurit yang Gugur no Líbano

”Santunan hak-hak prajurit TNI yang gugur no Líbano, Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar sebesar Rp1.894.688.236, Sertu Muhammad Nur Ikhwan sebesar Rp1.846.309.049, e Praka Farizal Rhomadhon sebesar Rp1.854.075.205,” kata dia.

Diketahui, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Brigjen Aulia Dwi Nasrullah mengungkapkan identitas kedua prajurit TNI yang gugur, yaitu Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar e Sertu Muhammad Nur Ichwan. Lalu, dua prajurit lainnya yang mengalami luka, yaitu Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana e Praka Deni Rianto.

“Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi, dimana terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya Prajurit TNI atas nama Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar e Sertu Muhammad Nur Ichwan serta dua lainnya mengalami luka yaitu Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto sudah dievakuasi e dalam penanganan medis di Rumah Sakit St. George Beirute, Líbano,” kata dia dalam keterangannya, Selasa, 31 de março de 2026.

Aulia menjelaskan insiden tersebut terjadi pada saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung from Sector East Mobile Reserve (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU) dalam rangka tugas memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL da UNP 7-1.

Bangunan no Líbano hancur akibat serangan Israel

Israel Kembali Serang Selatan Beirute, Komandan Sênior Hizbullah Jadi Alvo

Sedikitnya tujuh orang tewas dalam serangan Israel di pinggiran selatan Beirute dan sebuah kota terdekat, menurut Kementerian Kesehatan Líbano, Rabu 1 de abril de 2026.

img_title

VIVA.co.id

1º de abril de 2026

Fuente