Rabu, 10 de junho de 2026 – 18h55 WIB
Jacarta, VIVA – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo meyakini, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2027 akan dapat mencapai batas atas kisaran proyeksi 5.1-5.9 persen, didukung oleh kuatnya permintaan domestic.
Survei BI Ungkap Keyakinan Konsumen ke Ekonomi RI Tetap Kuat Mei 2026
Dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi XI DPR em Jacarta, Perry mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi doméstico em tahun depan juga didukung oleh berbagai langkah, untuk mendorong investasi serta perbaikan kinerja export Indonesia.
Hal ini seiring dengan membaiknya ekonomi dunia, com pertumbuhan yang diperkirakan meningkat de 3 pessoas em 2026, mas 3.1 pessoas em 2027.
Pemerintah-DPR Bahas Estímulo Ekonomi Antisipasi Inflasi Imbas Kenaikan Harga Pertamax
Governador BI, Perry Warjiyo
Perry menyebut, terdapat tiga factor utama yang mendasari optimisme tersebut. Pertama, kebijakan pemerintah fiskal yang tap prudente com défisit yang rendah e terkendali.
Menko Airlangga Tegaskan Kenaikan BI Rate Untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
Hal itu menurutnya juga disertai com upaya pemerintah dalam merealokasi angaran yang maior eficiência,produto, e mendukung kesejahteraan massarakat.
“Pró-crescimento e pró-bem-estar itu akan mendukung pertumbuhan ekonomi”, disse Perry em DPR RI, Senayan, Jacarta, Rabu, 10 de junho de 2026.
Kedua, programa pelaksanaan prioritas seedal yang terorkestrasi com baik, mulai dari ketahanan pangan, ketahanan energi, hingga program hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam.
Ketiga, yakni upaya penguatan koordinasi antara BI e pemerintah, para melhorar a economia e a economia.
Meski kebijakan moneter tetap diarahkan to menjaga stabilitas, Perry memastikan bahwa BI pode terus megoptimalkan kebijakan makroprudensial e sistema pembayaran.
“Demi mendukung pertumbuhan ekonomi seedal,” ujarnya. (Formiga).
Di Hadapan Komisi XI DPR, Bos BI Papakan 5 Estratégias Perkuat e Jaga Stabilitas Rupiah
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan, BI akan tetap berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan guna memperkuat & menjaga stabilitas nilai tukar rupiah
VIVA.co.id
10 de junho de 2026
