Rabu, 22 de julho de 2026 – 15h19 WIB
Jacarta, VIVA – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo memastikan, pihaknya bakal terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah, melalui upaya optimisasi berbagai instrumen.
Rupiah Melemah ke Rp 17.931 saat Pasar Antisipasi Kenaikan BI Rate di Pengumuman RDG BI Hari ini
Diketahui, nilai tukar rupiah kembali menguat ke Rp 17.885 por dólar AS em 21 de julho de 2026, setelah sempat melemah sejak akhir junho de 2026 akibat kembali meningkatnya konflik di Timur Tengah dan menguatnya ekspektasi pasar terhadap kenaikan FFR.
“Dengan perkembangan tersebut, nilai tukar rupiah terhadap dólar AS relatif stabil dibandingkan dengan level pada akhir Juni 2026 yang sebesar Rp 17.880 por dólar AS,” kata Perry dalam telekonferensi pers, Rabu, 22 de julho de 2026.
Rupia Menguat ke Rp 17.938, Lesunya Investasi Domestik Dinilai Bisa Memperlambat Pertumbuhan Ekonomi RI
Governador BI, Perry Warjiyo
Embora o tempo esteja estável, a rúpia nilai tukar, BI também pode ter uma intervenção ideal em qualquer local de transação NDF luar negeri (off-shore) e DNDF em passagem em negeri.
Rupia Melemah ke Rp 17.994 Meskipun Kegiatan Usaha Kuartal II-2026 Dilaporkan Melonjak
“Hal itu seiring upaya menaikkan suku bunga SRBI, untuk menarik aliran masuk investasi portfolio asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah,” ujarnya.
Perry menambahkan, manteve-se não residente no SRBI depois de ter meningkat de Rp 238,09 triliun em 15 de junho de 2026, menjadi Rp 288,65 triliun em 20 de julho de 2026 ou 27,11 pessoas da posição total SRBI.
Se isso acontecer, o BI também pode obter instrumentos monetários ideais e participar de uma troca de valor insensível (swap de hedge) com 10 pessoas como investidores. Tujuannya yakni para semakin meningkatkan daya tarik masuknya investidor asing, serta mengompensasi kewajiban yang selama ini ditanggung investidor.
De Sisi Lain, lanjut Perry, BI também é um instrumento de operação de valor monetário com instrumento spot e swap, em valor offshore em Renminbi Chinês (CNH) tendo Rupiah. Isso significa que você pode fazer uma transação em moeda local (LCT), também conhecida como Transação em Moeda Local (LCT), principalmente para transações financeiras de perda de investimento.
No entanto, Perry memastikan bahwa pihaknya juga akan terus memperluas pemberian insentif, para manter o valor de aliran masuk modal asing e memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah.
“Banco Indonésia meyakini, nilai tukar Rupiah akan stabil dan cenderung menguat, didukung oleh komitmen Banco Indonésia melalui berbagai penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah, imbal hasil yang menarik, serta prospek pertumbuhan ekonomi Indonésia yang tetap baik,” ujarnya.
Taxa Tahan BI do Banco Indonésia de 5,75 Persen, Simak Penjelasan Lengkapnya
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Banco Indonésia (BI) yang digelar em 21-22 de julho de 2026, memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan alias BI-Rate sebesar 5,75 persen.
VIVA.co.id
22 de julho de 2026
