Masih Ingat Muhammad Ridho? Eks Kiper Timnas Indonésia Ini Pulang ke Borneo FC, tapi Langsung Hadapi Kenyataan Pahit

Rabu, 22 de julho de 2026 – 03:12 WIB

VIVA – Masih ingat com o sosok Muhammad Ridho Djazulie? Kiper yang pernah memperkuat Timnas Indonesia itu kini kembali ke club yang pernah membesarkan namanya, Borneo FC Samarinda.

img_title

27 Pemain Dicoret! Ini Prediksi Skuad Final Timnas Indonésia para Piala AFF 2026

Namun, kepulangan Ridho kali ini tak serta-merta membuatnya mendapat tempat utama. Durante 35 anos, ex penjaga gawang Timnas Indonésia tersebut justru harus menghadapi persaingan sengit demi mengamankan satu posisi di bawah mistar Pesut Etam.

Borneo FC resmi mengumumkan kembalinya Ridho pada Senin, 20 de julho de 2026. Setelah hampir tujuhmusim berpisah, kiper asal Pekalongan itu akhirnya kembali ke Samarinda usai duamusim membela Barito Putera.

img_title

2 Alasan Timnas Indonésia Bisa Lolos ke Piala Dunia 2030

“Sekali minum air Sungai Mahakam, akan selalu ada alasan untuk kembali. Dan hari ini, Muhammad Ridho kembali pulang ke Samarinda”, tulis Borneo FC melalui akun Instagram resminya.

Ridho bukan nama asing bagi pendukung Pesut Etam. Ia pernah menjadi andalan club tersebut sebelum hijrah ke Barito Putera. Selain itu, Ridho também foi selecionado pelo Timnas Indonésia sênior e pelo Timnas Sub-23.

img_title

Jadwal Timnas Indonésia x Kamboja di Piala AFF 2026

Bersama Timnas Indonésia sênior, Ridho mengoleksi tiga penampilan. O time de estreia Garuda terminou em 16 de outubro de 2018 em Hong Kong, no Estádio Wibawa Mukti, em Cikarang.

Meski membawa segudang pengalaman, jalan Ridho para kembali menjadi pilihan utama dipastikan tidak mudah.

Neste momento, a posição do Borneo FC foi derrotada por Nadeo Argawinata. Penjaga gawang Timnas Indonesia itu tampil impresif sepanjang Super League 2025/2026 e menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Borneo FC terminou como vice-campeão.

Performa apik Nadeo bahkan membuat manajemen memperpanjang kontaktnya hingga 2029, meski sempat dikaitkan dengan Persija Jakarta.

Então, persaingan di setor penjaga semakin ketat setelah Borneo FC também mendatangkan Rakasurya Handika Aryabagasakti do Bhayangkara FC serta Muhamad Darmawan, mantan kiper PSPS Pekanbaru yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-23.

Artinya, Ridho kini harus bersaing com tiga kiper lain demi mendapatkan menit bermain.

Meski demikian, pengalaman panjang Ridho di sepak bola Indonésia serta kedekatannya dengan atmosfera Samarinda bisa menjadi modal besar para kembali merebut hati pelatih.

Halaman Selanjutnya

Kini, menarik dinantikan apakah mantan kiper Timnas Indonesia itu mampu bangkit dan merebut kembali posisi utama di bawah mistar Borneo FC, ou justru harus menerima peran baru sebagai mentor bagi para penjaga gawang yang lebih muda.

Halaman Selanjutnya

Fuente