Sabtu, 18 de julho de 2026 – 11h46 WIB
VIVA – A Espanha e a Argentina venceram a final do Piala Dunia 2026 neste ano. Duel antara guru e murid akan terjadi antara Lamine Yamal e Lionel Messi serta Luis de la Fuente e Lionel Scaloni.
BRI Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Momen Kebersamaan yang Tinggalkan Kesan Mendalam
O duelo será disputado no MetLife Stadium, New Jersey em Senin (20/7/2026) no início das 02h00 WIB. Depois que o mesmo terminou na semifinal após o espanhol ter 2 a 0 contra a França, a Argentina derrotou o inglês com um placar de 2 a 1 e fez uma recuperação sensacional.
Yamal não conseguiu marcar o gol da La Furia Roja contra os Les Bleus. No entanto, ele foi punido com penalidades que foram punidas por Mikel Oyarzabal.
Criticando Pedas Donald Trump que Thomas Tuchel usou Bikin Harry Kane Main Bertahan di Laga Inggris Kontra Argentina
Di sisi lain, Messi telah berhasil menjadi pembeda meski tak mencetak gol. Com a ajuda de Inggris, La Pulga deu assistência ao gol-gol contra Enzo Fernandez e Lautaro Martinez.
Messi foi o segundo colocado durante a temporada de 2026 no Piala Dunia. Dia mencetak delapan gol e sekses mengukir empat assist yang menempatkannya sebagai top skor sementara turnamen.
Pramono Izinkan ASN Nonton Piala Dunia, Asal Nggak Ganggu Kerjaan
Pemain muda Spanyol Lamine Yamal
No entanto, o espanhol memiliki lini tengah dan pertahanan yang tangguh e itu terbukti mampu meredam Prancis yang diperkuat oleh Kylian Mbappe. Sang penyerang Real Madrid sebelumnya foi mencetak delapan gol juga, mesmo seperti Messi, di turnamen ini, namun tak berdaya menghadapi La Furia Roja.
O duelo aqui será feito por um guru e um inimigo mortal de Messi e Yamal. Messi é a lenda do Barcelona, sedangkan Yamal, que é o jogador andalano do La Blaugrana.
Terlebih, ada sejarah menarik di antara keduanya ketika Messi memandikan Yamal yang masih bayi pada 19 tahun yang lalu. Hal ini hampir seperti dongeng di level sepak bola yang sulit dipercaya.
Sedangkan di pinggir lapangan, ada duelo antara guru e murid lainnya. Lionel Scaloni foi escolhido por Luis de la Fuente e passou a ser espanhol.
Sang pelatih Argentina, Scaloni, menimba ilmu kepelatihan di Las Rozas milik Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF). Luis de la Fuente merupakan salah satu instruktur di sana.