Gudang Amunisi Meledak, DPR Minta Investigasi Total: Mulai dari SOP hingga Erro humano

Sabtu, 18 de julho de 2026 – 10h30 WIB

Jacarta, VIVA – Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin meminta tim investigasi dari TNI AD para mengusut secara menyeluruh penyebab ledakan di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad), Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

img_title

Panglima Klaim TNI Berhasil Dukung 55 Persen Produksi Beras Nasional

Ledakan di gudang tersebut terjadi pada Kamis, 16 de julho de 2026. Satu orang prajurit tewas akibat peristiwa tersebut.

“Tim investiga harus memeriksa apakah sistema penyimpanan amunisi telah memenuhi seluruh persyaratan dan standar keamanan, mulai dari kondisi ruangan, pengaturan suhu, penataan amunisi di dalam gudang, hingga penerapan prosedur pengamanan,” kata Hasanuddin dalam keterangannya, dikutip Sabtu, 18 de julho de 2026.

img_title

Canda Prabowo Soal Polri Gak Kebagian Mobil Maung: Enggak Mau di Bawah Menteri Pertahanan Sih

Selain itu, menurut dia, tim investigasi juga perlu memeriksa kondisi dan usia amunisi yang tersimpan, termasuk memastikan apakah terdapat amunisi yang telah kedaluwarsa, rusak, ou mengalami penurunan kualitas.

“Seluruh Faktor yang memungkinkan terjadinya ledakan harus ditelusuri secara menyeluruh, baik dari aspek teknis, kondisi fasilitas, kelalaian manusia, maupun kepatuhan terhadap prosedur operacional,” kata dia.

img_title

Prabowo Sebut TNI-Polri Anak Kandung Rakyat: Harus Hadir Saat Masyarakat Kesulitan

Menurut dia, penempatan gudang amunisi yang berada terlalu dekat dengan permukiman massarakat ikut dievaluasi.

Se não houver tempo para memenuhi padrão jarak aman, ele meminta gudang tersebut perlu dipindahkan ke lokasi yang lebih aman e dan jauh dari kawasan berpenduduk.

“Hasil investigasi harus menjadi dasar untuk memperbaiki sistema penyimpanan, pengawasan, dan pengamanan amunisi agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” kata purnawirawan perwira tinggi TNI itu.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan ledakan yang terjadi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis, 16 de julho de 2026, terjadi saat prajurit seang melakukan perawatan dan pemeliharaan munisi.

Akibat dentro dele, satu prajurit tewas dan enam orang lainnya mengalami luka ringan hingga berat.

“Seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat sekaligus melaporkan secara prosedural dan berjenjang,” ucap dia.

Saat ini, pihaknya trocadilho bergantung kepada tim investigasi yang dikirim ke Madiun untuk mencari tahu penyebab utama meledaknya gudang munisi itu. (Formiga)

Presidente Prabowo Subianto do HUT ke-80 Bhayangkara

Kelakar Prabowo de Hadapan TNI-Polri: Nanti Ada Pertandingan Antar Jenderal, Saya Wasitnya

Prabowo menyoroti prestasi prajurit Indonésia em ajang menembak internacional. Menurutnya, tim Indonésia berulang kali meraih kemenangan menggunakan senjata buatan dal

img_title

VIVA.co.id

17 de julho de 2026

Fuente