Jumat, 17 de julho de 2026 – 15h17 WIB
Jacarta, VIVA – Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menegaskan, pemerintah bakal memprioritaskan tenaga kerja Lokal pada proyek strategis seedal (PSN) LNG Abadi Blok Masela, di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.
Investasi Rp1,27 Triliun, Investor China Bangun Apartemen di Kawasan Inti IKN
Dia bahkan mengatakan bahwa sebagian anak daerah sudah dikirim to sekolah di Politeknik Energi and Mineral Akamigas, Cepu, milik Kementerian ESDM.
“Mereka semuanya akan kita serap untuk bekerja di proyek Blok Masela sebelum merekrut tenaga kerja dari luar daerah,” Kata Bahlil dalam keterangannya, Jumat, 17 de julho de 2026.
Prabowo Minta Maaf Tak Hadiri Langsung Inovador Proyek Gas Masela: Ini Utang Saya
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meresmikan inovador Proyek Gas Abadi Masela di Maluku.
Dia mengatakan, proyek yang telah direncanakan desde 1998 e sempat tertunda selama hampir 28 tahun itu, diperkirakan menyerap sekitar 12 ribu tenaga kerja langsung pada masa konstruksi. Serta, 800 hingga 1.000 tenaga kerja pada tahap operasi.
Realisasi Investasi RI Semestre I 2026 Tembus 1.000 Triliun, Rosan: Serap Tenaga Kerja 1.4 Juta Orang
Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja profesional akan diprioritaskan berasal from Kabupaten Kepulauan Tanimbar e Kabupaten Maluku Barat Daya. Apabila kebutuhan tersebut belum terpenuhi, perekrutan baru akan dilakukan dari daerah lain maupun luar negeri.
“Lapangan pekerjaan yang kita ambil dulu dari tier satu dan tier dua. Jangan sampai anak-anak daerah di sini menganggap investasi masuk, tapi tidak memprioritaskan mereka,” ujarnya.
Bahlil mengatakan, proyek tersebut akhirnya memasuki tahap pembangunan setelah melalui enam periode pemerintahan, dengan berbagai dinamika. Termasuk pembahasan konsep pembangunan fasilitas produksi di laut maupun di darat.
Dia menyebut, pemerintah bergerak cepat memberikan kepastian terhadap seluruh perizinan yang telah memperoleh Plano de Desenvolvimento (POD) sehingga pembangunan dapat dimulai.
“Atas arahan dan perintah Presidente Prabowo Subianto, pemerintah bergerak cepat memberikan kepastian terhadap seluruh perizinan yang telah memperoleh Plano de Desenvolvimento (POD), hingga akhirnya hari ini kita dapat memulai pembangunan,” kata Bahlil.
Ele também está pensando em obter migas de contas, e depois segera merealisasikan proyek-proyek yang memperoleh persetujuan sebagai bagian dari percepatan investasi setor energi seedal.
Selain penyerapan tenaga kerja, pemerintah juga meminta operador proyek memprioritaskan keterlibatan pengusaha Lokal dalam berbagai pekerjaan yang dapat dikerjakan pelaku usaha daerah.
“Saya meminta seluruh pekerjaan yang memungkinkan dikerjakan oleh pengusaha Lokal agar diprioritaskan kepada mereka. Investasi harus memberikan manfaat nyata bagi massarakat di daerah,” ujarnya.
Bahlil: Proyek Masela Setor US$37,8 Miliar ke Penerimaan Negara
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan, proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela e Blok Masela, custou US$37,8 miliar ke penerimaan negara.
VIVA.co.id
17 de julho de 2026
