Rabu, 15 de julho de 2026 – 12h36 WIB
Jacarta, VIVA – O Presidente Americano Serikat (AS) Donald Trump anunciou o lançamento de 20 pessoas para cada cargo que se tornou o Selat Hormuz. Se bagai gatinya, Trump memilih mendorong kesepakatan perdegangan dan investasi bernilai besar dengan negara-negara di kawasan Teluk.
IRGC Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga Agresi AS Berakhir, Pasokan Minyak Dunia Terancam
Keputusan tersebut diumumkan di tengah memanasnya kembali konflik antara Amerika Serikat e Iran yang sempat mengganggu lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz serta memicu kenaikan harga minyak dunia.
Trump menyampaikan kebijakan barunya melalui akun media social Truth Social. Ia menegaskan bahwa rencana pengenaan biaya terhadap kapal-kapal kargo tidak akan diterapkan dan akan digantikan dengan kerja sama ekonomi yang lebih luas.
Ancaman Trump Jika Irã Tolak Berunding com AS: Pekan Depan Serangan Akan Lebih Buruk!
“Saya telah memutuskan untuk mengganti Biaya Penggantian Amerika Serikat sebesar 20% dengan Kesepakatan Perdagangan dan Investasi yang akan dilakukan berbagai Negara Teluk ke Amerika Serikat”, disse Trump, disse a BBC, Rabu, 15 de julho de 2026.
Eu menambahkan bahwa investasi de negara-negara Teluk ke Amerika Serikat diperkirakan akan bernilai sangat besar.
Harga Minyak Dunia Terbang Lagi, Brent Tembus US$ 85 Usai Konflik AS-Irã Makin Memanas
“Investasi tersebut akan sangat besar, tetapi pada saat yang sama, sangat baik bagi mereka dan masa depan mereka,” lanjut Trump tanpa menjelaskan lebih lanjut bentuk maupun nilai kerja sama yang dimaksud.
Rencak na Biaya 20 Persen Resmi Dibatalkan
Sebelumnya, rencana pengenaan biaya sebesar 20 pessoas terhadap seluruh pengiriman kargo di Selat Hormuz sempat menjadi perhatian karena berpotensi menambah biaya logística e perda internacional.
No entanto, Trump akhirnya memutuskan para membatalkan kebijakan tersebut. Eu me arrisco a gastar o mesmo dinheiro e investir com negara-negara Teluk sebagai pengganti.
Keputusan itu muncul setelah konflik terbaru antara Amerika Serikat e Iran menyebabkan terganggunya terganggunya atividades pelayaran di salah satu jalur distribusi minyak paling penting di dunia.
Trump Sebut Selat Hormuz Kembali Terbuka
Dalam pernyataannya, Trump também mengklaim bahwa kondisi di Selat Hormuz kini telah kembali normal.
Ia menyebut jalur pelayaran strategis tersebut telah terbuka bagi seluruh kapal, kecuali milik Irã.
Trump também está distribuindo minyak kembali berjalan lancar berkat kekuatan militer Amerika Serikat.
“Minyak kembali mengalir seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya, berkat kekuatan militer Amerika Serikat yang luar biasa,” ujarnya.
Halaman Selanjutnya
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling estratégias de dunia karena menjadi lintasan utama pengiriman minyak de kawasan Timur Tengah ke berbagai negara.