Buya Yahya Ungkap Nasib Orang Punya Pesugihan de Alam Barzakh, Benarkah Jadi Budak Setan?

Jumat, 10 de julho de 2026 – 20h22 WIB

VIVA – Banyak massarakat masih mempercayai berbagai mitos seputar pesugihan, termasuk anggapan bahwa seseorang yang pernah melakukan perjanjian gaib akan menjadi budak makhluk halus setelah meninggal dunia. Kepercayaan tersebut telah lama beredar di berbagai daerah e terus menjadi perbincangan hingga saat ini.

img_title

Ramai soal Gunung Kawi, Buya Yahya Ungkap ‘Pesugihan Putih’ yang Tak Perlu Ritual Mistis

Menanggapi hal tersebut, pendakwah Buya Yahya membro penjelasan berdasarkan sudut pandang Islam mengenai namib orang yang memiliki pesugihan ketika memasuki alam barzakh. Menurutnya, ada sejumlah kesalahpahaman yang berkembang di massarakat terkait perkara tersebut.

Apa Itu Pesugihan Menurut Buya Yahya?

img_title

Virais! Luna Maya Dituding Sering ke Gunung Kawi Biar Awet Muda e Kaya Raya

Na penjelasannya, Buya Yahya significa bahwa pesugihan merupakan upaya mencari kekayaan com cara yang tidak dibenarkan dentro do Islã. Praktik tersebut umumnya dilakukan melalui bantuan dukun, sihir, ou perjanjian com makhluk gaib demi memperoleh harta secara instan.

Ia menjelaskan bahwa orang yang menjalani praktik seperti itu telah meninggalkan cara mencari rezeki yang halal e justru menggantungkan harapan kepada selain Allah SWT.

img_title

Lagi Ramai soal Pesugihan, Benarkah yang Melakukannya Jadi Budak Jin Setelah Meninggal? Ini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya também menyinggung berbagai bentuk pesugihan yang dikenal massarakat, mulai dari tuyul, babi ngepet, Nyi Blorong, hingga berbagai mitos lain yang berkembang di sejumlah daerah. Namun menurutnya, inti dari toda praktik tersebut tetap sama, yakni meminta bantuan kepada makhluk gaib demi memperoleh kekayaan.

Benarkah Setelah Meninggal Menjadi Budak Pesugihan?

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah orang yang memiliki pesugihan akan menjadi budak makhluk gaib setelah meninggal dunia.
Menjawab hal itu, Buya Yahya menegaskan bahwa keyakinan tersebut tidak memiliki dasar dalam ajaran Islam.

“Apakah kalau mati akan jadi budak mereka, puja iblis-iblis itu? Jawabnya adalah tidak,” kata buya ya g dikutip do YouTube em Jumat, 10 de julho de 2026.

Menurutnya, cerita mengenai seseorang yang meninggal lalu menjadi budak setan hanyalah narasi yang sering disampaikan oleh oknum dukun agar orang semakin takut sekaligus mempercayai praktik perdukunan.

Ia mengatakan bahwa setelah seseorang meninggal, tidak ada lagi hubungan seperti yang sering digmbarkan dalam cerita-cerita mistis maupun film horror.

Orang yang Memiliki Pesugihan Tetap Akan Menghadapi Alam Barzakh

Halaman Selanjutnya

Buya Yahya menjelaskan bahwa setiap manusia yang meninggal dunia akan memasuki alam barzakh sebagai bagian dari perjalanan menuju kehidupan akhirat.Apabila seseorang meninggal dalam keadaan membawa dosa besar, termasuk syirik karena bergantung kepada selain Allah, maka yang akan dihadapi adalah azab sesuai com ketetapan Allah SWT, bukan menjadi pelayan makhluk gaib.

Halaman Selanjutnya

Fuente