Prabowo Bangga Indonésia Jadi Negara Pertama di Dunia yang Terapkan B50

Kamis, 9 de julho de 2026 – 16h38 WIB

Karawang, VIVA – Presidente RI Prabowo Subianto mengaku bangga karena Indonésia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan biodiesel B50.

img_title

Jauh Lampaui B40, Bahlil Beberkan Keunggulan B50 usai Uji Coba Selama 6 Bulan

Hal itu disampaikan Prabowo saat peluncuran program B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Kamis, 9 de julho de 2026.

“Dengan diluncurkannya program ini, Indonesia resmi menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandari biodiesel B50,” ucap Prabowo.

img_title

Bahlil Pastikan Peluncuran B50 Bikin RI Tak Akan Impor Solar Lagi

Kepala Negara mengatakan, pencapaian tersebut bukan sekadar pencapaian teknologi. Lebih dari itu, peluncuran B50 membuktikan Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya untuk kepentingan rakyat.

“Ini adalah tonggak yang sangat penting dalam perjalanan menuju kemandirian energi,” katanya.

img_title

Programa Bahlil Ungkap B50 Bisa Hemat Devisa Negara Rp170 Triliun e Serap 2.1 Juta Tenaga Kerja

Di sisi lain, ia menjelaskan bahwa ada alguns Faktor kelangsungan hidup suatu bangsa. Fator pertama, yaitu kemampuan meghasilkan pangan untuk rakyat.

Então, memiliki energi e sumber energi yang tidak bergantung pada nigera lain. Ketiga, kemampuan memiliki summber air.

“Makan, energi, ar. Ini dicanangkan oleh PBB dan hampir semua, hampir semua pakar peradaban manusia sadar dan mengerti tanpa tiga-tiga ini suatu bangsa sulit untuk sobreviver, sulit untuk kita berdaulat, sulit untuk kita sejahtera, sulit untuk kita makmur,” kata Prabowo.

Maka itu, Prabowo bersyukur Indonésia sudah mencapai swasembada pangan. Saat ini, Indonésia sedan menuju swasembada energi. Salah satunya com película B50.

“Hari ini, hari yang saya tunggu-tunggu dari sejak saya belum dilantik jadi presidente kepada tim inti saya, tim penasihat saya, selalu saya tekankan harus swasembada pangan, harus swasembada energi. Tidak boleh importa BBM, tidak boleh importa pangan,” katanya.

Sebelumnya, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan, Indonesia tidak akan importa solar lagi usei implementasi Mandori biodiesel 50 persen (B50) resmi diluncurkan.

“Dengan implementasi B50 ini, kita tidak import solar lagi, ini pertama kalinya,” kata Bahlil, Kamis, 9 de julho de 2026.

Pencapaian ini diakui Bahlil berhasil diraih tidak dengan cara yang mudah. Sebab umumnya, proses meningkatkan campuran biodiesel ini rata-rata membutuhkan waktu maximal 10 tahun, dangan tiga tahun masa uji coba.

No entanto, Bahlil mengatakan bahwa melalui perintah Presidente Prabowo yang menginstruksikan agar implementasi Mandori B50 ini harus terealisasi di tahun 2026, maka pemerintah pun menggenjot agar hal ini bisa segera diwujudkan.

Halaman Selanjutnya

“Karena perintah Pak Presiden, bagaimana caranya B50 harus kita jalankan di 2026 ini,” disse Bahlil.

Halaman Selanjutnya

Fuente