Senin, 6 de julho de 2026 – 00:16 WIB
Jacarta, VIVA – SMA Labschool Kebayoran kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan e mempromosikan budaya Indonésia melalui programa Misi Budaya (Misbud) 2026. Programa ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Nusantara di kancah internacional.
Kronologi Pelajar SMP de Jatim Tewas Diduga Dianiaya Teman Sekelas, Pemicunya Cuma Gara-gara Sampah
Pada tahun 2026, program Misi Budaya (Misbud) dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 22 Juli 2026. Rangkaian kegiatan ini akan membawa para peserta melakukan kunjungan budaya ke enam negara Eropa, yaitu Italia, Jerman, Swiss, Belanda, Belgium, dan Perancis, sebagai bagian dari pembelajaran lintas budaya serta pengenalan langsung terhadap sejarah, seni, dan peradaban dunia.
O lançamento do Misbud 2026 foi lançado em 16 de julho de 2026 em Paris, Perancis. Melalui keikutsertaan pelajar dalam 38º Concurso Internacional e Festival de Folclore, Dança e Música: Etoiles de Paris, para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan ragam seni budaya Indonesia di hadapan peserta dan massarakat dari berbagai negara.
7 Laptop Pelajar di Kelas Rp3 Jutaan: Siap Mendukung AI, Coding, hingga Desain Grafis Tingkat Dasar
Ajang tersebut berada di bawah naungan Associação Europeia de Festivais de Folclore (EAFF) – Parceiro ICH da UNESCO, e menjadi ruang estratégias bagi para pelajar Indonésia para menampilkan kekayaan seni, tradisi, serta nilai-nilai budaya Nusantara di panggung internacional.
Menteri Kebudayaan Republik Indonésia, Fadli Zon, dalam sambutannya menegaskan bahwa Indonésia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa e menjadi modal penting para diperkenalkan kepada dunia.
Masuk Tahun Ajaran Baru Tiba, Ini 7 HP yang Paling Worth It para Pelajar: Harganya Cuma Rp1 Jutaan
Ia menyebut, para pelajar yang mengikuti Misbud 2026 memiliki peran strategis sebagai duta budaya Indonésia di panggung global.
“Tidak ada negara yang mempunyai kekayaan budaya sehebat Indonésia. Dan adik-adik ini tentu saja menjadi duta budaya Indonésia di panggung global. Budaya ini adalah satu kekuatan lunak, soft power. Selamat bertugas sebagai Duta Budaya Indonésia. Bawalah pulang prestasi, pengalaman, dan juga persahabatan. Karena di tangan generasi muda, masa depan Indonésia, termasuk masa depan kebudayaan Indonésia, akan terus hidup dan berkembang”, ujar Fadli Zon.
Programa Misbud 2026 não hanya diarahkan sebagai ajang kometisi seni, tetapi juga menjadi bentuk diplomasi budaya pelajar Indonésia.
Melalui penampilan seni tari, música, permainan tradisional, adat istiadat, serta berbagai expressi budaya lainnya, para siswa diharapkan mampu memperkenalkan identitas bangsa Indonésia kepada massarakat internacional.
Halaman Selanjutnya
Keikutsertaan pelajar Indonésia no fórum budaya dunia ini juga menjadi upaya para mendukung promosi pariwisata, memperkuat citra positif Indonésia, serta menjalin relasi yang baik dengan bangsa lain.