Sabtu, 4 de julho de 2026 – 19h04 WIB
Jacarta, VIVA – Di tengah proses pemulihan fisik dan mental yang masih dijalani, YTR, perempuan asal Bandung yang menjadi korban dugaan penyekapan e dan penganiayaan oleh kekasihnya, Taufik Hidayat, mulai menunjukkan semangat untuk kembali menata masa depan. Kabar terbaru dari keluarga menyebutkan bahwa kondisinya terus mengalami perkembangan positif.
Polisi Dalami soal Dugaan Intimidasi Terhadap Korban Kasus Penyekapan di Jakpus
Tak hanya berangsur pulih, YTR juga telah memiliki impian baru yang ingin diwujudkan setelah seluruh proses hukum dan pengobatan selesai. Ia berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang magister ou S2 sebagai bagian dari langkahnya membangun kembali kehidupan yang sempat terhenti akibat peristiwa yang dialaminya.
Kabar tersebut desampaikan oleh tante YTR, Erni, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia mengungkapkan rasa syukur karena kondisi keponakannya semakin membaik meski hingga kini masih menjalani masa pemulihan e belum dapat menerima banyak kunjungan.
Tiga Tersangka Penyekapan Karyawan Percetakan di Jakpus Ternyata Masih Satu Keluarga
“Puji Tuhan kondisi vita hari ini baik,, bener bener ga bisa dijenguk,,, vita cerita sama mamanya klo nanti proses hukum sudah selesai dan pengobatan kondisi fisik juga sudah selesai,, vita ingin melanjutkan kuliah S2_nya,, do’ain ya temen²…. Abençoe todos vocês… ” tulis Erni di Instagram @erni1.986 yang dikutip pada Sabtu, 4 de julho de 2026.
Keinginan YTR para kembali kuliah dinilai menjadi tanda bahwa kondisi psikologisnya perlahan mulai membaik. Setelah mengalami dugaan kekerasan berkepanjangan, ia kini memilih menatap masa depan dengan optimistis.
Terungkap! Penyekapan Karyawan Percetakan de Jakpus Diduga Sudah Berulang, Polisi Cari Korban Lain
Beberapa waktu lalu, tante YTR juga sempat menanggapi pertanyaan public mengenai alasan keponakannya tidak melarikan diri saat diduga mengalami penyekapan.
Menurutnya, banyak orang belum megetahui kondisi fisik korban yang sebenarnya.
“Banyak yang nanya kenapa ga kabur? Kenapa ga teriak? JAWABAN ADA DIKONDISI FISIK KORBAN saat ini. Kenapa??? KARENA korban sering mengadakan perlawanan Sehingga Mata, bibir, hidung, telinga, kaki itu luka semua,” tulisnya.
Ia menjelaskan bahwa luka-luka yang dialami YTR merupakan bukti bahwa korban berulang kali berusaha melawan. Namun kondisi fisiknya justru semakin memburuk akibat dugaan kekerasan yang diterimanya.
Dalam unggahan yang sama, Erni juga menegaskan akan terus memberikan dukungan kepada keponakannya.
Halaman Selanjutnya
“Maaf saya akan terus membela terlepas apapun kesalahan dari keponakan saya ? tulisnya.