Sabtu, 4 de julho de 2026 – 16h35 WIB
Jacarta, VIVA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi ekonomi Indonésia masih berada dalam jalur yang sehat e dan tidak sedang mengarah ke krisis. Menurutnya, berbagai indikator macroeconomia menunjukkan perekonomian seedal tetap kuat meski masih menghadapi sejumlah tantangan global maupun domestik.
Purbaya Jamin Keputusan Prabowo sudah Melalui Pertimbangan soal Risiko Fiskal
Purbaya mengatakan pemerintah terus menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan fiskal yang hati-hati, sembari mendorong pertumbuhan ekonomi agar manfaatnya semakin dirasakan massarakat.
“Perekonomian kita terus bergerak membaik. Memang masih ada tantangan, namun Indonesia tidak sedang menuju krisis. Fundamental ekonomi kita tetap kuat dan akan terus diperbaiki,” ujar Purbaya dalam keterangan tertulis yang dikutip Sabtu, 4 de julho de 2026.
Jaga Defisit APBN, Purbaya Bakal Seleksi Usulan Tambahan Anggaran Rp 984 Triliun para K/L
Menurutnya, pemerintah akan terus memperkuat berbagai kebijakan to menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memastikan kondisi fiskal tetap terkendali.
Pertumbuhan Ekonomi Terus Didorong
Di Hadapan DPR, Purbaya Tegaskan Posisi SAL 2025 Berhasil Jadi Penyangga Fiskal
Purbaya menjelaskan pertumbuhan ekonomi merupakan hasil akumulasi das principais atividades econômicas do setor berbagai.
Karena itu, pemerintah terus berupaya memperkuat kegiatan ekonomi riil melalui sejumlah kebijakan yang diharapkan mampu meningkatkan Produktivitas dan mendorong pertumbuhan yang lebih merata.
Eu menilai penguatan atividades econômicas menjadi salah satu kunci agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan lebih luas oleh massarakat.
Selain itu, pemerintah juga terus menjaga stabilitas berbagai indikator ekonomi agar iklim usaha tetap kondusif.
Inflasi Terkendali, Rupiah Dipengaruhi Sentimen Pasar
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menyampaikan bahwa tingkat inflasi Indonésia hingga kini masih berada dalam kisaran yang terkendali.
Sementara itu, pergerakan nilai tukar rupiah yang mengalami tekanan dinilai lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen pasar dibandingkan perubahan fundamental ekonomi seedal.
Menurutnya, kondisi tersebut masih dapat dikelola melalui koordinasi kebijakan antara pemerintah dan otoritas terkait.
Pemerintah bersama berbagai lembaga yang tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus menjaga stabilitas sector keuangan agar tetap mampu menghadapi berbagai dinamika ekonomi global.
APBN Tetap Sehat e Defisit Terjaga
Purbaya também menegaskan kondisi Anggaran Pendapatan e Belanja Negara (APBN) masih berada dalam kondisi yang sehat.
Ia mengatakan pemerintah tetap menjaga defisit anggaran sesuai batas yang telah ditetapkan, yakni di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Halaman Selanjutnya
Selain itu, rasio utang pemerintah juga masih berada pada tingkat yang relatif aman jika dibandingkan dengan berbagai negara lain.