Jumat, 3 de julho de 2026 – 09:26 WIB
Jacarta, VIVA – Pemerintah Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah mempertimbangkan kebijakan yang melarang perempuan hamil memasuki wilayah negara tersebut. Langkah este disebut sebagai upaya para melhorar o turismo de nascimento prático ou pariwisata kelahiran yang kembali menjadi sorotan di tengah perdebatan mengenai hak kewarganegaraan berdasarkan tempat lahir.
Irã Peringatkan AS-Israel Tak Ganggu Rangkaian Pemakaman Ali Khamenei
Laporan tersebut muncul setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat pada Selasa membatalkan penetapan Presidente Donald Trump yang mencabut hak kewarganegaraan AS bagi seluruh bayi yang lahir di wilayah Amerika Serikat.
Mengutip laporan The Telegraph, Kamis, 3 de julho de 2026, otoritas América Serikat kini mempertimbangkan pembatasan masuk bagi wanita hamil sebagai salah satu langkah untuk menekan praktik pariwisata kelahiran.
Trump Ancam SPBU yang Tak Mau Turunkan Harga BBM
Dinilai Berkaitan com Keamanan Nasional
Menurut laporan tersebut, Gedung Putih memandang praktik pariwisata kelahiran sebagai persoalan yang berkaitan comngan keamanan seedal.
Rangkuman 16 Besar Piala Dunia 2026: Inggris Berdarah-darah, Bélgica Bangkit, Jalan Amerika Serikat Terlalu Mulus
Pemerintah AS menilai anak-anak yang lahir di Amerika Serikat dari orang your berkewarganegaraan asing berpotensi memperoleh berbagai keuntungan sebagai warga negara AS. Setelah menyelesaikan pendidikan di campus-kampus Amerika, mereka dinilai dapat kembali ke negara asal e dan berpotensi membawa hak kakayaan intelectual yang dimiliki Amerika Serikat.
Atas dasar itu, pemerintah disebut seang mengkaji langkah-langkah para membatasi praktik tersebut, termasuk kemungkinan melarang wanita hamil memasuki wilayah Amerika Serikat.
Puluhan Ribu Bayi Lahir Setiap Tahun
Em seu tempo, ele foi projetado por muitos meses, com cerca de 20.000 ou 26.000 dólares por toda a América do Norte de sua empresa.
Angka tersebut menjadi salah satu dasar yang disebut melatarbelakangi kekhawatiran pemerintah terhadap praktik pariwisata kelahiran yang dinilai terus berlangsung.
Trump Kembali Soroti Hak Kewarganegaraan
Este foi o sucessor de Mahkamah Agung, que membatalkan kebijakan o presidente Donald Trump yang sebelumnya mencabut hak kewarganegaraan bagi seluruh bayi yang lahir di wilayah Amerika Serikat.
Menanggapi putusan tersebut, Trump menyebut keputusan Mahkamah Agung sebagai “kemenangan besar” bagi China.
Ia mendesak Congress Amerika Serikat untuk segera menyusun undang-undang yang dapat menghapus pemberian kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran.
Ingin Batasi Penerapan Amendemen ke-14
Seja qual for o caso, mas o presidente americano é o presidente americano, Donald Trump pode ter se interessado pela segurança de que o pemberian kewarganegaraan bagi individu yang lahir di wilayah AS.
Halaman Selanjutnya
Trump berpandangan bahwa ketentuan mengenai kewarganegaraan berdasarkan Amendemen ke-14 Konstitusi Amerika Serikat seharusnya hanya berlaku bagi anak-anak yang lahir dari orang tua yang menetap secara sah e dan permanen di negara tersebut.