Jumhur Tegaskan Komitmen RI da Transisi Energi di Forum Internasional, Lindungi Lingkungan Hidup sekaligus Pekerja

Sabtu, 27 de junho de 2026 – 08:53 WIB

Jacarta, VIVA – A Indonésia menegaskan komitmennya dalam menjalankan transiti energi yang berprinsip pada perlindungan lingkungan hidup dan dan ecosistem pelestarian sekaligus pelindungan pekerja.

img_title

Krisis Selat Hormuz Dinilai Bisa Jadi Titik Balik Dunia, Era Dominasi Minyak Disebut Mulai Memudar

Hal tersebut diutarakan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Hidayat no fórum Global Electrification and Transition Energy Summit (GETES) 2026 em Londres, Inggris, Selasa (23/6/2026).

“Bagi Indonésia, transformasi ke depan harus dilakukan secara bertanggung jawab. Kami memastikan bahwa setiap langkah pengembangan yang diambil tetap megedepankan standar lingkungan yang ketat agar selaras dengan komitmen iklim seedal kita serta memastikan perlindungan bagi pekerja terdampak,” kata Jumhur, dikutip Sabtu (27/6/2026).

img_title

Kinerja 2025 Positivo, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi e Akselerasi Transisi Energi

Di hadapan forum Diálogo ministerial e CEO de alto nível no fórum GETES 2026 em Londres itu, Jumhur menegaskan bahwa Indonésia merupakan salah satu negara megabiodiversitas terbesar di dunia. Sehingga, dirinya mengklaim bahwa RI memiliki peran krusial dalam mitigasi perubahan iklim global.

Jumhur lalu menjelaskan bahwa keberadaan hutan tropis yang luas, hamparan lahan gambut, serta ekosistem mangrove yang tersebar luas di tanah air adalah pilar utama dalam menjaga keseimbangan iklim bumi.

img_title

4.000 Pekerja di Jatim Terancam PHK, Said Iqbal: Serikat Buruh e Manajemen Masih Negosiasi

Oleh sebab itu, kata Jumhur, Indonésia kini berkomitmen untuk terus menjaga harmoni antara akselerasi ekonomi, transisi energi, perlindungan sumber daya alam e perlindungan pekerja sebagai ponderasi utama pembangunan berkelanjutan.

Arah kebijakan yang diusung oleh Pemerintah Indonesia ini sejalan dengan seruan internacional yang digungkan oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres.

Di hadapan para explorar dunia e CEO setor de energia, Guterres menggarisbawahi urgensi tinggi tinggi dalam memacu proses transisi energi global yang adil, inclusive, e não meninggalkan satu nega trocadilho de belakang.

Guterres mengingatkan bahwa esensi utama dari proses transisi energi itu adalah bagaimana kebijakan tersebut mampu membawa damak positif yang nyata, menciptakan lapangan kerja baru, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan bagi masaarakat di seluruh dunia.

Terkait seruan itu, Jumhur menyatakan kembali bahwa Indonésia siap dalam mengimplementasikan kerangka kerja tersebut melalui pendekatan terintegrasi yang menempatkan kelestarian alam sebagai komonen utama.

“Prioritas kami adalah memastikan bahwa arah kebijakan pembangunan tetap terintegrasi dengan pedoman lingkungan yang kuat. Pendekatan ini menjadi landasan bagi Indonésia untuk menjaga konsistensi antara pertumbuhan ekonomi dan target pelestarian lingkungan,” tutur Jumhur.

Halaman Selanjutnya

Em termos de estratégia de impulso, a estratégia de impulso é tersebut dimanfaatkan delegasi Indonésia para obter o melhor desempenho global do mesmo multilateral yang berkeadilan e transparente. (RPI)

Halaman Selanjutnya

Fuente