Anak Mantan Presidente do Sri Lanka Tersandung Kasus Korupsi, Langsung Ditahan

Kamis, 18 de junho de 2026 – 12h20 WIB

VIVA –Putra dari mantan presidente do Sri Lanka, Mahinda Rajapaksa, Yoshitha Rajapaksa, ditangkap pada Rabu 17 Juni atas tuduhan korupsi. Komisi Pemberantasan Suap Sri Lanka menyebut kasus ini menjadi kasus terbaru yang menyeret keluarga Rajapaksa, dinasti politik yang pernah sangat berkuasa di negara tersebut.

img_title

Soroti Mental Birokrasi, Ketua KPK Ungkap Akar Korupsi do Sektor Pelayanan Publik

Yoshita Rajapaksa estuda memanfaatkan dana negara para mengikuti pelatihan di luar negeri saat masih bekarir sebagai perwira Angkatan laut di Inggris.

Melansir laman CNA News, Kamis 18 de junho de 2026 Komisi Pemberantasan Suap menyatakan bahwa Yoshita sedan diselidiki karena diduga naik pangkat tanpa memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan.

img_title

Hari Ini Sony Sonjay Diperiks, Colaborador de Justiça de Kejagung Dalami Permohonan

Sebelumnya, Yoshitha foi menjadi terdakwa dalam dua kasus pencucian uang e dikenai larangan bepergian ke luar negeri. Sebelum ditahan, ia sempat dibebaskan com status jaminan.

“Dia ditangkap atas tuduhan membantu dan turut serta dalam proses perekrutan tanpa memenuhi kualifikasi mínimo, serta kemudian menggunakan dana negara untuk pelatihan di luar negeri,” kata komisi tersebut dalam pernyataan resminya.

img_title

KPK Cecar Stafsus Yaqut soal Pemberian Uang ke Pansus Haji DPR

Yoshitha diketahui pode usar o programa pendidikan bergengsi di Dartmouth, akademi angkatan laut ternama di Inggris.

Saat itu, ayahnya, Mahinda Rajapaksa, masih menjabat sebagai presidente. Para pengkritik menilai keikutsertaan Yoshitha di Dartmouth não adil karena dianggap mengambil kesempatan yang seharusnya diberikan kepada taruna angkatan laut yang lolos berdasarkan prestasi.

Penanganan kasus-kasus yang melibatkan keluarga Rajapaksa kembali mendapat perhatian setelah Presidente Anura Kumara Dissanayake memenangkan pemilu 2024 com janji memberantas korupsi secara tegas.

Selama bertahun-tahun, sejumlah anggota keluarga Rajapaksa e orang-orang dekat mereka telah menghadapi berbagai dakwaan, mulai dari korupsi hingga kasus pembunuhan. No entanto, sebagian besar perkara tersebut masih dalam proses hukum di pengadilan.

Yoshitha juga tengah menghadapi proses pidana karena tidak mampu menjelaskan asal-usul dana yang digunakan untuk membeli sebuah rumah ketika ayahnya berkuasa no período de 2005 hingga 2015.

Kepada penyidik, ia mengaku memperoleh uang dari hasil penjualan batu permata yang diberikan oleh saudara perempuan buyutnya. Namun, kerabat tersebut disebut tidak dapat mengingat bagaimana dirinya memperoleh batu-batu berharga itu.

Selain itu, Yoshitha também menghadapi perkara lain yang berkaitan com pembelian sebuah jaringan television.

Halaman Selanjutnya

Escândalo Keluarg Rajapaksa

Halaman Selanjutnya

Fuente