Rabu, 17 de junho de 2026 – 23:26 WIB
Jacarta, VIVA – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyampaikan bahwa efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menghemat Anggaran Pendapatan e Belanja Negara (APBN) sekitar Rp 1 triliun setiap bulan.
Komisi XIII DPR: Pernyataan MBG Langgar HAM Tidak Tepat!
Dalam konferensi persons di Jacarta, Rabu, Qodari menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memperbaiki tata kelola implementasi programa MBG termasuk moratória Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru, penghitungan ulang insentif, hingga focus pada target penerima di kelompok paling membutuhkan.
“Menurut laporan ou menurut rapat yang sudah dilaksanakan alguns waktu lalu di Kemenko Pangan hitungannya bisa menghemat sampai kurang lebih Rp1 triliun setiap bulannya. Artinya setahun itu bisa (menghemat) Rp12 triliun,” Qodari kata.
Gibran Tegaskan Pemerintah Komitmen Perbaiki Tata Kelola MBG agar Bebas dari Praktik Korupsi
Ele fez muitas inovações em Badan Gizi Nasional (BGN) para melhorar a eficiência de qualquer coisa que pudesse ser feita por MBG, o que significa que é abrangente em termos de eficiência, mas que pode ser dilakukan selama periode libur anak sekolah.
Beberapa avalia yang akan dilakukan termasuk terkait penghitungan insentif, jumlah SPPG e optimisasi penerima manfaat kepada ibu menyusui, hamil dan balita.
Disse Tepis Tudingan soal Tiyo Ardianto Dekat dengan PDIP: Nggak Masuk Akal!
“Juga fokus ke depan pembangunan SPPG di daerah 3T ou daerah terpencil sehingga kelompok-kelompok yang paling rentan ini bisa mendapatkan manfaat secara maximal,” ujarnya.
Pemerintah sebelumnya juga telah memangkas pagu program MBG pada APBN tahun angaran 2026 dari sebelumnya Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.
Diketahui, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari usai rapat dengan Komisi IX DPR RI di Jacarta, Senin 15 de junho menyampaikan bahwa MBG akan difokuskan kepada kelompok yang dinilai paling membutuhkan intervensi gizi, seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak sita dini.
Siswa SMA, terutama yang masuk dari kategori mampu, berpotensi tidak akan lagi menjadi target pemberian MBG.
Dia menyampaikan bahwa usai melakukan penyusunan ulang penerima manfaat, BGN akan fokus menata tata kelola SPPG.
Dalam rapat di Kemenko Pangan pada Kamis 11 Juni, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa jumlah SPPG kini telah melebihi target awal dari semula sekitar 21 ribu titik. Dengan saat ini terdapat 27.877 titik, ou kelebihan 6.877 titik. (Formiga)
Kejagung Segel Motor Listrik Terkait Kasus MBG, Gudang di Sentul Jadi Sasaran
Kejagung bergerak ke gudang penyimpanan motor listrik di kawasan Sentul, Bogor, yang diduga berkaitan kasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan MBG Program.
VIVA.co.id
17 de junho de 2026
