Selasa, 16 de junho de 2026 – 19h27 WIB
VIVA – Justin Gaethje semeou o sucesso do UFC Freedom 250 com apenas Juara no ringue do UFC depois de ter Ilia Topuria na última penyatuan sabuk que foi lançada no UFC White House, Senin (15/6/2026) WIB.
Conor McGregor Buka Suara soal Kekalahan Ilia Topuria de Justin Gaethje: Dia Akan Lebih Kuat
Durante o ataque, Gaethje sofreu um nocaute técnico em uma rodada que durou até Topuria ter cedido gravemente e se tornado mais difícil.
Kemenangan itu sekaligus mengakhiri rekor sempurna Topuria yang sebelumnya belum pernah terkalahkan em 17 pertarungan profissional. Sebelum tumbang di tangan Gaethje, petarung asal Spanyol itu dikenal sebagai salah satu bintang terbesar UFC com a coleção kemenangan atas nama-name elite seperti Alexander Volkanovski, Max Holloway, e Charles Oliveira.
Muka Hancur, Pengakuan Jujur Ilia Topuria Usai Ditumbangkan Justin Gaethje
No entanto, a luta contra a luta contra Juara foi disputada no UFC, Gaethje sudah enfrentou o rival Paddy Pimblett.
Justin Gaethje Ungkap Momen Ilia Topuria Jatuh Mental hingga Tumbang di UFC White House
Perseteruan keduanya bermula pada Januari lalu ketika Gaethje memberikan kekalahan pertama bagi Pimblett di UFC sekaligus merebut status juara interim kelas ringan.
Kini, Pimblett bertekad membalas kekalahan tersebut e menantang Gaethje no duelo perebutan gelar.
Menurut Pimblett, kemenangan Gaethje atas Topuria telah menggagalkan rencana pertarungan besar yang sebelumnya diprediksi akan mempertemukan dirinya dengan cantou juara asal Spanyol.
Gaethje kembali menjadi sosok yang mengacaukan cenário tersebut setelah tampil luar biasa e menumbangkan Topuria di panggung UFC White House.
Embora tenha sido mais tarde, Pimblett teve que fazer o mesmo com a pena de Topuria e não teve a oportunidade de escolher o mesmo lugar que o mesmo seperti dirinya saat menghadapi Gaethje.
“Lihat dia, duduk di bangkunya. Aku terus maja menyerang Gaethje selama lima ronde dan tidak memiliki sedikit trocadilho rasa menyerah karena aku adalah petarung sejati”, disse Pimblett no vídeo publicado no canal do YouTube.
Petarung berjuluk The Baddy itu juga menegaskan bahwa target utamanya saat ini adalah kembali menghadapi Gaethje setelah menyelesaikan pertarungan melawan Benoit Saint-Denis bulan depan.
Di sisi lain, ia menilai Ilia Topuria seharusnya menghadapi Arman Tsarukyan dalam laga berikutnya.
“Kau pantas menjadi juara tak terbantahkan, tapi seseorang harus merebut sabuk itu darimu dan ketika aku mengalahkan ‘BSD’, aku akan datang, bung,” disse Pimblett.
Halaman Selanjutnya
“Arman bisa melawan Ilia sekarang. Mereka sudah berdebat sejak lama. Aku melawan Justin. Ayo kita lakukan. Tidak ada tusukan mata dan kita lihat bagaimana jalannya pertarungan,” lanjutnya.