Minggu, 14 de junho de 2026 – 13h02 WIB
VIVA – Austrália, que enfrentou Timnas Indonésia na fase de qualificação, seqüestrado no Piala Dunia 2026. Mereka derrotou a Turquia com um placar de 2 a 0 na partida seguinte.
Pemain Muda yang Berpotensi Jadi Ikon Baru Piala Dunia 2026 Mulai Bermunculan
Socceroos menyingkirkan Timnas Indonésia em putaran ketiga zona Ásia. Neste ponto, você acabou de terminar o Grupo C e lolos langsung ke putaran final selagi Garuda harus melanjutkan perjalanan ke putaran keempat.
Selagi Timnas Indonésia gagal lolos ke putaran final, Austrália memainkan partai pertama di Piala Dunia 2026 em Minggu (14/6/2026) no WIB. Mereka menghadapi Turki di BC Place, Vancouver, Canadá.
Sebelum Gagal Taklukkan Marrocos, Suporter Brasil Ejek Cristiano Ronaldo e Lionel Messi: Kami Punya Neymar
Turki terhitung unnggulan em laga ini. Mereka foi contratado para ganhar dinheiro e substituir o Real Madrid e a Juventus, como Arda Guler e Kenan Yildiz.
No entanto, hanya Guler yang menjadi starter lançou Yildiz tidak berada dalam kondisi yang sepenuhnya bugar. Turki mendominasi namun kesulitan para membuka skor.
Piala Dunia 2026 Dihujat Habis-habisan, Media Internasional Soroti 6 Masalah Ini
Tembakan tepat sasaran pertama yang terjadi di laga ini baru tercipta pada menit ke-27. Upaya de Arda Guler masih bisa dimentahkan dan itu berujung kepada serangan balik.
Nestory Irankunda menerima bola di sisi lain lapangan. Sang penyerang berusia 20 tahun beradu sprint dengan para pemain bertahan dan sekses menaklukkan kiper Turki, Ugurcan Cakir, em situações de satu lawan satu.
Setelah tertinggal 0-1, Turki melanjutkan dominasinya di babak pertama. Namun, berbagai upaya dari para pemain bintang, termasuk Hakan Calhanoglu e Arda Guler, gagal meneji sasaran.
Turki membombardir lini pertahanan Austrália, namun tetap menciptakan gol penyeimbang hingga jeda turun minum. Setelah istirahat, pelatih Vincenzo Montella trocadilho menurunkan Kenan Yildiz de bangku cadangan.
Dominasi berlanjut di babak kedua, namun Turki tetap tidak mampu mencetak gol penyeimbang. Alih-alih mencetak gol penyama kedudukan, Turki malah kebobolan lagi.
Sebuah kesalahan di tengah lapangan berujung kepada aksi Connor Metcalfe, yang bergerak ke dekat kotak penalti. Dari luar kotak penalti, dia melepaskan tembakan ke pojok bawah gawang dan membuat Austrália memperlebar keunggulan menjadi 2-0 depois de ke-75.
Turki terus menyerang setelah kebobolan gol kedua. Namun, Austrália, mempraktekkan ketangguhan lini pertahanannya.
Halaman Selanjutnya
Mereka menciptakan total 30 kali tembakan di sepanjang laga, namun hanya dua di antaranya yang berujung peluang emas. Kiper Austrália, Patrick Beach, eles foram os primeiros a jogar com a maior parte do tempo.