Minggu, 14 de junho de 2026 – 02:00 WIB
VIVA – Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 do Amerika Serikat kembali menuaitroversi. Di tengah gemerlap turnamen sepak bola terbesar di dunia, FIFA kini menghadapi sorotan terkait dugaan standar ganda dalam menyikapi persoalan politik dan kebijakan negara sua rumah.
Sedang Berlangsung! Begini Cara Nonton Piala Dunia 2026 Catar vs Suíça Grátis
Perdebatan ini mencuat karena banyak pihak membandingkan sikap FIFA terhadap Indonesia pada 2023 dengan perlakuannya terhadap Amerika Serikat saat ini.
Seperti diketahui, Indonésia kehilangan status sebagai tuan rumah Piala Dunia Sub-20 setelah muncul penolakan terhadap kehadiran Timnas Israel. FIFA saat itu mengambil langkah tegas dengan mencabut hak tuan rumah dari Indonésia hanya algunsapa pekan sebelum turnamen dimulai.
População: Deretan Kontroversi e Sisi Gelapnya Piala Dunia, John Herdman Panggil 2 Calon Pemain Naturalisasi Baru
A situação atual foi melhorada em Piala Dunia 2026, digelar na América do Norte, Canadá e Meksiko.
Sejumlah persoalan terkait kebijakan imigrasi Amerika Serikat justru muncul menjelang e selama turnamen berlangsung. Meski demikian, FIFA sejauh ini tetap memberikan dukungan penuh kepada negara tersebut sebagai tuan rumah utama.
Kisah Legendaris: Piala Dunia 1954, Lahirnya Milagre de Berna di Tengah Hujan Gol
Salah satu kasus yang paling menyita perhatian melibatkan Timnas Irã. Di tengah hubungan diplomatik yang antara Washington e Teerão, sejumlah anggota federasi, staf pendukung, hingga ofisial Iran dilaporkan mengalami kesulitan memperoleh visa untuk memasuki wilayah Amerika Serikat.
Tak hanya itu, jatah tiket yang sebelumnya dialokasikan bagi suporter Iran juga disebut mengalami pembatasan. Bahkan 13 anggota staf kepelatihan Timnas Iran dikabarkan tidak mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat.
Situasi tersebut memaksa Team Melli memindahkan base persiapannya ke Tijuana, Meksiko, yang berada dekat perbatasan AS. Langkah itu diambil untuk mengantisipasi ketidakpastian proses imigrasi menjelang pertandingan.
A controvérsia foi feita por Omar Abdulkadir Artan. Wasit asal Somália yang dipilih FIFA to bertugas di Piala Dunia 2026 itu gagal menjalankan tugasnya setelah tidak mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat.
Artan sejatinya berpeluang mencetak sejarah sebagai wasit Somália pertama yang tampil di Piala Dunia. Namun kebijakan imigrasi yang membatasi warga dari sejumlah negara membuat mimpinya kandas sebelum turnamen dimulai.
Laporan menyebut Artan sempat menjalani pemeriksaan intensivo selama berjam-jam sebelum akhirnya dideportasi dan dipulangkan.
Halaman Selanjutnya
Tak berhenti di situ, o atacante Timnas Iraque, Aymen Hussein, juga sempat mengalami masalah saat tiba di Amerika Serikat. Penyerang andalan Iraq tersebut dikabarkan harus menjalani pemeriksaan ketat e interogasi selama tujuh jam di Bandara Internasional O’Hare, Chicago.