Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonésia Vs Moçambique? Ini Calon Penggantinya

Selasa, 9 de junho de 2026 – 18h52 WIB

VIVA – Timnas Indonésia berpotensi tampil tanpa Justin Hubner sejak menit awal saat menghadapi Moçambique na última rodada da FIFA no Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jacarta, Selasa 9 de junho de 2026.

img_title

Moçambique vs Omã, Siapa yang Lebih Kuat? Ini Gambaran Calon Lawan Timnas Indonésia

Bek andalan skuad Garuda itu belum berada dalam kondisi terbaik setelah menjalani sesi latihan terpisah menjelang pertandingan. Pelatih Timnas Indonésia, John Herdman, sebelumnya mengungkapkan bahwa Hubner masih menjalani proses pemulihan demi mengembalikan kebugarannya.

Situasi tersebut membuka peluang bagi pemain lain untuk mengisi posisi bek tengah kiri yang selama ini menjadi area kekuasaan Hubner.

img_title

Link Transmissão ao vivo Timnas Indonésia x Moçambique na rodada FIFA, pontapé inicial Pukul 20h00 WIB

Lantas, você é um candidato que quer ser um candidato a Fortuna Sittard?

1.Kevin Dicks

img_title

Mídia Malásia Soroti Shin Tae-yong, Disebut Ikuti Jejak Kim Pan-gon

Nome Kevin Diks menjadi opsi paling kuat para assumir a posição de Hubner.

Dalam laga melawan Omã, Diks sudah menunjukkan kemampuannya saat dipercaya mengisi peran bek tengah kiri setelah Hubner ditarik keluar pada babak kedua.

Pengalaman bermain di level tertinggi Eropa menjadi nilai tambah yang dimiliki pemain berusia 29 tahun tersebut. Meski kerap dimainkan sebagai wing back kanan di Timnas Indonesia, Diks sejatinya merupakan bek tengah yang memiliki kualitas membaca permainan, ketenangan, serta kemampuan distribusi bola yang sangat baik.

Com o investimento e as qualidades que são dimilikinya, Diks menjadi candidat terdepan to tampil sebagai starter.

2. Mathew Baker

Seu nome foi Mathew Baker. Bek muda berusia 17 tahun itu mencuri perhatian saat menjalani estreia bersama Timnas Indonésia ketika menghadapi Omã.

Baker masuk pada menit-menit akhir dan langsung menempati posisi bek tengah kiri. Peran tersebut bukan hal baru baginya karena ia memang terbiasa bermain di area tersebut baik dalam skema tiga bek maupun empat bek.

No entanto, o nível mínimo de salário internacional sênior é o que significa que ele é Herdman. Meski memiliki potensi besar, Baker kemungkinan masih membutuhkan waktu para semakin memahami ritme permainanan dan membangun chemistry dengan para pemain senior.

3. Muhammad Ferrari

Pilihan lain yang bisa dipertimbangkan foi Muhammad Ferarri.

Dibanding Baker, Ferarri memiliki pengalaman yang lebih banyak bersama Timnas Indonesia. Bek Bhayangkara FC é um pouco de kali dipercaya tapil em berbagai kelompok usia hingga nível sênior.

Halaman Selanjutnya

No entanto, o jogador inicial não pode ser considerado Diks. Fator mínimo menit bermain di level club sepanjangmusim lalu menjadi salah satu alasan yang bisa membuat Herdman berpikir ulang.

Halaman Selanjutnya

Fuente