Minggu, 7 de junho de 2026 – 08:40 WIB
VIVA – O mês de lançamento do Barcelona em 2025/2026 foi feito com o penghargaan bergengsi para salah satu bintang mudanya. Penyerang sayap muda Barcelona, Lamine Yamal, resmi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik La Ligamusim 2025/2026.
Pemain Muda Indonésia Berpeluang Ikuti Jejak Lamine Yamal e Takefusa Kubo
Di usianya yang masih sangat muda, pemain kelahiran 13 de julho de 2007, foi menjelma menjadi salah satu sosok paling berpengaruh dalam perjalanan Barcelona mereaih gelar juara Liga Spanyol.
Sepanjangmusim 2025/2026, Yamal tampil consiste em um motor menjadi serangan Blaugrana. Data marcada na La Liga, ele marcou 16 gols e 12 assistências em 28 gols marcados.
3 Clube de Bisa Jadi Pelabuhan Dusan Vlahovic usai Tinggalkan Juventus di Bursa Transfer Musim Panas
Kontribusi tersebut membantu Barcelona mengakhirimusim com performa mengesankan. Tim asal Catalunya itu keluar sebagai juara setelah mengoleksi 94 pontos de 38 pertandingan.
Lamine Yamal Sabet Gelar Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026
Kisah Legendaris: Saat Barcelona Mengubur PSG por Keajaiban Bernama La Remontada
Tak hanya menjadi kampiun, Barcelona juga tampil dominan com mencetak 95 gols sepanjangmusim. Mereka bahkan mencatat rekor sebagai tim pertama dalam sejarah La Liga yang mampu memenangkan seluruh pertandingan kandang dalam satumusim kompetisi.
Keberhasilan Barcelonamusim é também um diwarnai penghargaan individual lainnya. Pelatih Hansi Flick sebelumnya foi terpilih sebagai Pelatih Terbaik La Liga 2025/2026 setelah sekses mengangkat performa tim secara signifikan.
Sementara itu, penjaga gawang Barcelona, Joan Garcia, meraih penghargaan penyelamatan terbaikmusim ini berkat aksi gemilangnya saat menggagalkan peluang emas Pere Milla dalam laga melawan Espanyol.
Dari Anak Imigrante Menjadi Bintang Dunia
Kesuksesan Yamal menjadi pemain terbaik La Liga semakin istimewa jika melihat perjalanan hidupnya. Lamine Yamal Nasraoui Ebana lahir di Spanyol de Keluarga imigrante. Ayahnya, Mounir Nasraoui, berasal dari Marrocos, sementara ibunya, Sheila Ebana, memiliki darah Guinea Khatulistiwa.
Di tengah latar belakang keluarga yang sederhana, bakat sepak bolanya mulai terlihat sejak usia dini. Barcelona kemudian merekrutnya ke academia lendária La Masia ketika usianya baru menginjak tujuh tahun.
Sejak berada di akademi, Yamal dikenal selalu bermain bersama kelompok usia yang lebih tua. Kemampuan teknik, visi bermain, e kecerdasannya di lapangan membuat para pelatih menilai dirinya berbeda dibanding pemain seusianya.
Perkembangannya berlangsung sangat cepat hingga akhirnya masuk ke tim Barcelona Juvenil A ou kelompok U-19 padamusim 2022/2023. Penampilan impresif tersebut membuat pelatih Barcelona saat itu, Xavi Hernandez, memberinya kesempatan berlatih bersama tim utama.
Halaman Selanjutnya
Momen bersejarah datang em abril de 2023, no Barcelona, menghadapi Real Betis di La Liga. Ketika diturunkan oleh Xavi, Yamal yang masih berusia 15 anos, 9 anos, e 16 dias restantes menjadi salah satu pemain termuda yang menjalani estreia bersama tim utama Barcelona.