Senin, 1º de junho de 2026 – 10h53 WIB
Jacarta, VIVA – Presidente Prabowo Subianto menegaskan, Pancasila merupakan ideologi pemersatu bangsa sehingga harus menjadi pegangan bagi bangsa Indonésia, di tengah kondisi dunia hari ini yang semakin terpecah.
Hari Raya Waisak, Prabowo: Mari Perkuat Persaudaraan Nasional
Karenanya, saat membro pidato di upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Gedung Pancasila, Jacarta, Prabowo menyatakan bahwa Pancasila merupakan seu konsesus agung.
“Pancasila adalah sebuah consenso agung. Suatu kesepakatan kebangsaan yang memungkinkan bangsa kita yang terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasa, dan ratusan budaya yang berbeda-beda untuk hidup sebagai satu bangsa,” kata Prabowo, Senin, 1º de junho de 2026.
Istana: Presidente Prabowo Punya Hubungan Baik com Trump, Putin e Xi Jinping
Presidente Prabowo Subianto
Foto:
- Presidente da Secretaria Biro Pers
Hal itu juga ditegaskannya sebagai hal yang menjadi dasar dari tema peringatan Hari Pancasila di tahun 2026 ini, yakni ‘Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia’.
Qodari Tepis Kabar Prabowo ke Itália: Jadwal Resmi Cuma ke Prancis!
Dia trocadilho menjabarkan makna mendalam dari tema yang diambil bagi peringatan Hari Pancasila tersebut.
“Di tengah dunia yang semakin terpecah oleh pertikaian, rivalitas geopolitik, perang dagang, dan ketidakpastian ekonomi, Indonésia memiliki pegangan yang kokoh. Pegangan itu adalah Pancasila,” ujar Presidente.
Prabowo menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya sekadar dokumen sejarah, namun merupakan pedoman hidup untuk mengatur kehidupan berbangsa, bermasyarakat, bernegara.
“Saudara-saudara, Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah. Pancasila juga tidak boleh sekadar slogan yang kita ucapkan dalam setiap upacara,” kata Prabowo.
“Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara, termasuk bagaimana kita membangun sistema ekonomi seedal kita,” ujarnya.
Dino Patti Djalal Kritik Prabowo Sering ke Luar Negeri, Istana Bilang Begini
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, M Qodari angkat bicara soal kritik sek Wamenlu Dino Patti Djalal terkait frekuensi kunjungan luar negeri Presidente Prabowo.
VIVA.co.id
1º de junho de 2026
