Senin, 1º de junho de 2026 – 08:48 WIB
Jacarta, VIVA – PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga Avtur doméstico yang berlaku sekretif mulai 1 Juni 2026. Penyesuaian harga dilakukan com penurunan hingga sekitar 10 persen di bandar udara seluruh Indonésia, seiring dengan dinamika harga energi global yang terjadi dalam algunsapa waktu terakhir.
Pertamina Umumkan Harga BBM yang Naik dan Turun Per 1 de junho de 2026, Cek Daftarnya
Secara rata-rata seedal, harga Avtur em junho de 2026 durante 10 pessoas dibandingkan periode May 2026. Sebagai contoh, harga Avtur di Aviation Fuel Terminal (AFT) Soekarno-Hatta (CGK) atingiu Rp24.580 por litro ou Rp22.190 por litro.
Sementary itu, Harga Avtur di AFT Ngurah Rai (DPS) atingiu Rp26,190 por litro, rendendo Rp23,480 por litro, e a AFT Kualanamu (KNO) atingiu Rp25,720 por litro, atingindo Rp23,090 por litro. Besaran penurunan di setiap bandara bervariasi sesuai formula yang belaku serta mempertimbangkan Faktor distribusi and logistik.
Harga Terbaru BBM Pertamina se-Indonésia em 1º de junho de 2026, Simak Daftarnya
Penyesuaian harga Avtur dilakukan secara berkala setiap bulan berdasarkan ketentuan yang belaku. Perhitungannya mengacu pada rata-rata (average) harga publikasi internacional dentro de um período com referências utama Mean of Platts Singapore (MOPS) Kerosene/Jet sebagai benchmark Kawasan.
Sepanjang Mei 2026, harga energi global menunjukkan tren penurunan yang kemudian terefleksikan pada harga Avtur periode Juni 2026.
Rupiah Terus Melemah, Wamen ESDM Blak-blakan Soal Nasib Harga BBM Subsidi
Secretário Corporativo PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun mengatakan bahwa penyesuaian harga tersebut merupakan bagian dari mekanisme yang transparente e dan gikuti dinamika pasar energi global.
“Penyesuaian harga Avtur este dilakukan dengan mengacu pada formula yang ditetapkan regulador, dalam hal ini Kementerian ESDM, serta mempertimbangkan perkembangan harga energi global. Ketika harga energi global bergerak turun, maka penyesuaian tersebut akan terefleksikan pada harga Avtur sesuai mekanisme yang berlaku,”oujar Roberth, dikutip dari keterangannya Senin, 1º de junho de 2026.
Lebih lanjut Roberth menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga dalam menjaga keseimbangan antara aspek komersial, keberlanjutan pasokan, dan keandalan layanan kepada seluruh pengguna jasa aviasi.
“Penyesuaian harga ini diharapkan dapat memberikan damak positif terhadap aktivitas penerbangan domestik, mendukung pengembangan pariwisata seedal, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan harga yang lebih kompetitif, diharapkan industri penerbangan dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi massarakat”, disse.
Halaman Selanjutnya
Para um segmento de expansão internacional, o primeiro passo é a realização de atividades e o sucesso da região de Kawasan no local de desenvolvimento de sementes, com o máximo de energia disponível.