Rupiah Melemah, Wamen Ni Luh Sebut Jadi Daya Tarik Pariwisata RI

Minggu, 31 de maio de 2026 – 07:15 WIB

Jacarta, VIVA – Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menilai rontoknya nilai tukar rupia rupia yang melemah terhadap dólar Amerika Serikat saat ini justru menjadi daya tarik wisatawan datang ke Indonésia.

img_title

Meriahkan HUT ke-499 Jacarta, Manajemen Gratiskan Masuk Ancol Mulai 8 de junho

Dia di Kabupaten Badung, Sabtu kemarin, menilai dengan kur rupiah saat ini maka wisatawan akan memilih Indonesia untuk dikunjungi, bahkan untuk berwisata dalam waktu lebih lama.

“Iya kami melihat ini (pelemahan rupiah) menjadi satu peluang bagi Indonesia bahwa ini akan membuat Indonesia memiliki daya tarik yang lebih bagi wisatawan,” kata Wamenpar dalam pameran perjalanan wisata Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026.

img_title

Dampak Konflik Timur Tengah Mulai Picu Lonjakan Biaya Umrah e Haji

Para fazer isso, Kementerian Pariwisata senggencarkan promosi agar semakin banyak wisatawan datang. Mereka melakukan misi penjualan e mengikuti berbagai pameran dengan harapan semakin meningkatkan jumlah kunjungan ke Indonésia.

“Jadi saya rasa bahwa situa yang ada ini menjadi suatu peluang bagi Indonésia bahwa Indonésia menjadi memiliki daya tarik yang lebih untuk dikunjungi dengan lama tinggal yang bisa lebih lama begitu dari biasanya, luar biasa,” disse Ni Luh Puspa.

img_title

Wajah Donald Trump Berpeluang Muncul de Uang Pecahan Baru 250 Dólar AS

Se a situação for maior, a disputa pela rúpia será prejudicada pela dinâmica geopolítica e pelo conflito de Timur Tengah. Namun selama Januari hingga Maret 2026, Kementerian Pariwisata melihat situasi kepariwisataan masih terjaga com jumlah kunjungan yang meningkat dibanding triwulan 2025.

Harapannya, pada triwulan kedua 2026 nanti, Bank Indonesia dapat mencatatkan hasil positif pula dari sisi kunjungan dan devisa pariwisata.

Para que você possa saber de sua situação global, Wamenpar mengajak pelaku usaha pariwisata muai mengubah pasar, dari yang sebelumnya mentargetkan negara jarak jauh, kini memperkuat kunjungan dari negara-negara tetangga.

“Perkuat bagaimana agar de curta distância e de médio curso, este é um mengalami peningkatan, tente este menjadi substitui dari pasar Eropa maupun pasar América e Timur Tengah yang mengalami penurunan akibat situasi geopolitik,” ujarnya.

“Tapi kalau kami lihat dari angka triwulan pertama, memang terlihat bahwa wisatawan dari yang médio e curto curso nestes mengalami peningkatan, tapi alguns Timur Tengah ini mengalami penurunan,” incluindo Ni Luh Puspa.

Halaman Selanjutnya

Para que isso aconteça, você provavelmente não terá pessimismo, mas otimismo poderá pensar em situações difíceis. (Formiga)

Halaman Selanjutnya

Fuente