Rabu, 20 de maio de 2026 – 22h26 WIB
VIVA – Departamento Keuangan (Depkeu) Amerika Serikat resmi menjatuhkan sanksi kepada empat orang atas dugaan keterlibatan mereka dengan armada flotilha yang menuju Jalur Gaza. AS berdalih keempat individual tersebut disanksi karena mendukung Hamas.
Ibu Jurnalis Thoudy Badai Sempat Tak Izinkan Anaknya Ikut Misi Kemanusiaan Menuju Gaza
“Hari ini, Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) Depkeu AS mengambil tindakan terhadap empat individu terkait dengan armada pró-Hamas, yang diorganisir oleh organisasi advokasi rakyat Palestina di Luar Negeri (PCPA), karena berupaya masuk ke Gaza untuk mendukung Hamas,” kata Depkeu AS dalam siaran pers em Selasa, 19 de maio de 2026.
Sanksi tersebut dijatuhkan kepada Saif Hashim Kamel Abukishe selaku panitia penyelenggara, Hisham Abdallah Sulayman Abu Mahfuz selaku pelaksana sekretaris jenderal e presidir PCPA, Mohammed Khatib selaku coordenador Eropa di Bélgica para penggalangan dana di platform Samidoun, serta Jaldia Abubakra Aueda selaku coordenador Samidoun di Spanyol.
Menkum Supratman Jamin Negara Tanggung Jawab Bebaskan 9 WNI Ditangkap Israel
Sanksi tambahan também foi diberlakukan para pengaruh Ikhwanul Muslimin di Gaza, Gerakan Hasm baseado em Mesir, serta kelompok Hamas, kata departemen tersebut. A armada de guerra, que foi enviada para Jalur Gaza, foi lançada em Barcelona em 15 de abril.
Kemudian, de 29 a 30 de abril, para a flotilha ativa, ele menyatakan pasukan Israel menyita kapal-kapal mereka di dekat Pulau Kreta di Yunani serta merusak mesin dan sistema navigasi mereka.
Harga Emas Hari Ini 20 de maio de 2026: Produção Antam Melorot, Global Bervariasi
Penyelenggara konvoi kemanusiaan itu mengatakan armada mereka dikepung dan menjadi sasaran pencegatan paksa oleh kapal perang Israel di perairan internacional, yang berada sekitar 250 mil laut dari pantai Gaza.
Em Akhir Maret, as atividades de koalisi tersebut aumentaram bahwa jumlah kapal na misi flotilla terbaru akan mencapai 100, com mais de 2.000 ou akan ikut serta.
Trump Ingin Pastikan Irã Tak Punya Nuklir Lagi: Mereka Ingin Berdamai, Sudah Lelah!
O presidente AS Donald Trump em hari Selasa, mengatakan bahwa ia berharap dapat mengakhiri konflik com o Irã “dengan sangat cepat”. Irã diklaim Trump juga demikian
VIVA.co.id
20 de maio de 2026




