Rabu, 20 de maio de 2026 – 00:16 WIB
Tangerang, VIVA – Vídeo viral mengenai kemunculan pocong di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang mulai membuat warga resah. Salah satu lokasi yang ramai dibicarakan berada di kawasan Rajeg, Kabupaten Tangerang, setelah warga mengaku melihat sosok menyeramkan berkeliaran pada malam hari.
Filme documentário ‘Pesta Babi’ Viral, Ini Cara Mudah Menonton dan Syarat yang Harus Dipenuhi
Fenômeno é kini mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian. Polresta Tangerang meduga aksi teror tersebut bukan sekadar ulah iseng, melainkan berpotensi dimanfaatkan sebagai modus kejahatan untuk menciptakan kepanikan di tengah massarakat.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, meminta massarakat tetap waspada namun tidak terpancing rasa takut berlebihan. Ia juga mengingatkan lipa agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya.
Perintah Pelaku Begal Ditembak di Tempat Viral, Warganet: Sepakat!
“Tingkatkan kewaspadaan, namun tenang dan tidak panic. Serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum tervalidasi dengan tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya,” Kata Andi, Selasa, 19 de maio de 2026 dikutip dari VIVA Banten.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah
Virais! Korban Begal Selamatkan Motor com Cara Tak Terduga
Menurut Indra, suasana mencekam yang tercipta akibat isu teror pocong justru bisa dimanfaatkan pelaku criminal to menjalankan aksi pencurian maupun perampokan ketika lingkungan sedan tidak kondusif.
Ia menilai, aksi menyerupai teror tersebut diduga sengaja dibuat untuk menimbulkan ketakutan massal di lingkungan lip.
“Jangan sampai massarakat merasa takut yang justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana seperti pencurian maupun perampokan,” sambungnya..
Sebagai langkah antisipasi, Polresta Tangerang meningkatkan patrulhai malam di Kawasan permukiman lip. Pengamanan dilakukan melalui keterlibatan staff Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga perangkat lingkungan setempat.
“Kami meningkatkan patrulhai selain itu, massarakat juga didorong kembali mengaktifkan sistema keamanan lingkungan (siskamling) ou ronda malam sebagai langkah antisipasi menjaga keamanan lingkungan masing-masing,” jelas dia.
Polisi juga meminta massarakat segera melapor jika menemukan atividades mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka. Laporan dapat disampaikan langsung ke kantor polisi terdekat ou melalui layanan darurat 110 yang aktif selama 24 jam.
“Masyarakat juga diimbau untuk segera lapor hal-hal mencurigakan kepada petugas dan atas teror ini, kami dari kepolisian memastikan tetap melakukan penyelidikan terkait viralnya teror ‘pocong’ tersebut guna mengungkap pihak yang terlibat serta motivos di balik aksi tersebut,” ungkapnya.
Halaman Selanjutnya
Hingga kini, polisi masih mendalami siapa pihak di balik teror tersebut serta apakah benar berkaitan dengan dugaan modus tindak kriminal yang sengaja memanfaatkan ketakutan lip.