Início Notícias Especificações Rudal Tomahawk AS yang Disita Irã, CIA Disebut Khawatir Kekuatan Teerã...

Especificações Rudal Tomahawk AS yang Disita Irã, CIA Disebut Khawatir Kekuatan Teerã Belum Lumpuh

21
0
Especificações Rudal Tomahawk AS yang Disita Irã, CIA Disebut Khawatir Kekuatan Teerã Belum Lumpuh

Minggu, 17 de maio de 2026 – 02:30 WIB

VIVA – Konflik terbaru di Timur Tengah memunculkan perkembangan baru yang menyita perhatian dunia. O Irã dilaporkan mulai mempelajari teknologi Rudal Tomahawk milik American Serikat yang ditemukan dalam kondisi não meledak selama perang antara Teerã, Washington, e Israel.

img_title

Dunia di Ambang Krisis Energi, Trump Klaim Xi Jinping Siap Tekan Irã

Laporan tersebut pertama kali diungkap kantor berita Iran, Mehr, yang menyebut sejumlah rudel Tomahawk ditemukan dalam kondisi relatif utuh setelah ditembak jatuh ou mengalami kegagalan sistema peledak saat menghantam target di wilayah Irã.

Bagi Teerã, rudal-rudal itu bukan sekadar puing perang. Irã justru melihatnya sebagai sumber tecnologia militer bernilai tinggi yang bisa dipelajari para memperkuat kemampuan persenjataan dalam negeri.

img_title

China Akan Beli Boeing e Mesin Pesawat dari AS

“Dalam perang 40 hari, strategi Iran beralih ke memperoleh pengetahuan dari medan perang. Setiap rudel Tomahawk yang mendarat dan tidak meledak adalah buku teks tingkat lanjut bagi para insinyur Iran,” tulis Mehr seperti dikutip Middle East Eye.

Laporan tersebut memang belum dapat diverifikasi secara independente. Namun narasi mengenai kemampuan Irã membongkar e mempelajari tecnologia Barat bukan hal baru. Selama puluhan tahun menghadapi embargo dan sanksi internacional, o Irã dikenal aktif melakukan engenharia reversa terhadap berbagai sistema persenjataan asing.

img_title

Pesan Presidente Pazeshkian ke Paus Leo: Irã Tetap Berkomitmen pada Diplomasi dan Solusi Damai

Bahkan Paquistão pernah estudando mengembangkan rudel jelajah Babur dari serpihan Tomahawk yang ditemukan pasca-serangan AS ke Afeganistão em 1998.

Yang membuat Washington semakin waspada bukan hanya klaim soal pembelajaran tecnologia rudel. Sejumlah laporan intelijen Amerika Serikat justru menyebut kemampuan militer Iran masih jauh dari kata lumpuh.

Laporan yang dikutip New York Times menyebut Teerã teve acesso operacional a 30 de 33 locais rudal de Selat Hormuz. Fakta itu bertolak belakang dengan reivindicar o presidente AS Donald Trump yang sebelumnya menyatakan kekuatan militer Iran mengalami kehancuran besar.

Selain itu, o Irã disebut masih mempertahankan sekitar 70 pessoas peluncur rudel bergerak serta sebagian besar fasilitas bawah tanah penyimpanan misil mereka. Infraestrutura militar bawah tanah Irã selama ini memang dikenal luas sebagai salah satu sistema pertahanan paling sulit dihancurkan di Timur Tengah.

Sejumlah analis milite Barat menilai jaringan bunker e terowongan bawah tanah Iran menjadi alasan utama stok rudel mereka tetap bertahan meski digempur selama berminggu-minggu.

Halaman Selanjutnya

Di sisi lain, mídia-mídia Irã também mengklaim kemampuan perang eletrônico mereka berhasil mengganggu sistema peledak alguns rudel Tomahawk sehingga gagal meledak sempurna. Klaim itu belum dikonfirmasi Pentágono, tetapi menjadi perhatian serius karena menyangkut Effectivitas sistem senjata paling diandalkan milite AS.

Halaman Selanjutnya

Fuente