Menteri Energi AS: Selat Hormuz Dibuka Kembali Paling Lambat Akhir Musim Panas

Sabtu, 16 de maio de 2026 – 20h14 WIB

Washington, VIVA – Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Chris Wright mengatakan bahwa Selat Hormuz diperkirakan akan dibuka kembali paling lambat sekitarmusim panas ini.

img_title

Cuma 2 Hari, Trump Klaim Bisa Hancurkan Toda a infra-estrutura do Irã!

Wright juga memperingatkan bahwa milite AS dapat turun tangan jika Iran terus mengganggu lalu lintas di jalur perairan strategis tersebut.

Akhirmusim panas 2026 yang dimaksud ini merujuk pada akhir Agustus hingga akhir setembro de 2026.

img_title

Trump Klaim China Berpotensi Beli 750 Pesawat Boeing

Dalam wawancara com CNBC de seu terminal de GNL em Cameron, Louisiana, Wright mengatakan bahwa kesepakatan diplomatik dengan Iran bisa saja muncul “dalam algunsapa hari ke depan”.

Perkiraan mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz tersebut tetap dibayangi oleh ketegangan mengenai gencatan senjata yang rapuh antara AS e Irã yang dimediasi oleh Paquistão em 8 de abril e kemudian diperpanjang oleh Presidente AS Donald Trump.

img_title

Prabowo Ungkap Banyak Negara Minta Bantuan Pupuk de RI Gegara Konflik Irã

“Jika Iran terus menyandera ekonomi dunia, militer AS akan memaksa pembukaan Selat Hormuz, tetapi itu bukan hal yang mudah dilakukan,” kata Wright, sembari menambahkan bahwa negosiasi tetap menjadi opsi yang diutamakan.

Komentar tersebut muncul saat American Automobile Association (AAA) pode ser harga rata-rata bensin seedal AS sebesar $ 4,53 AS (sekitar Rp79 ribu) por galão em Jumat.

Hal ini terjadi di tengah kembali memanasnya perdebatan politik terkait usulan Trump to menangguhkan pajak bensin federal.

Wright também exportou GNL (gás alam cair) AS meningkat untuk membantu mengimbangi gangguan pasokan yang terkait com Krisis Hormuz. (Formiga)

Presidente da FIFA, Gianni Infantino

FIFA Turun Tangan Gelar Pertemuan Darurat Usai Iran Terancam Dipersulit AS e Canada di Piala Dunia 2026

A FIFA começou a jogar com a Federasi Sepak Bola Irã em Piala Dunia 2026, setelah muncul ancaman hambatan masuk ke Amerika Serikat e Canada.

img_title

VIVA.co.id

16 de maio de 2026

Fuente