Selasa, 12 de maio de 2026 – 21h51 WIB
Jacarta, VIVA – Menteri Koordinator (Menko) ofereceu Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar ou Cak Imin mengatakan angka kemiskinan na Indonésia terus mengalami penurunan sejak tahun 2024.
Lapor Prabowo, Bahlil Sebut Stok BBM e GLP de Atas Standard Mínimo Nasional
Hal itu disampaikan Cak Imin usai menghadap Presidente RI Prabowo Subianto di Komplik Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 12 de maio de 2026.
Pemerintah, kata Cak Imin, menargetkan angka kemiskinan seedal turun hingga di angka 7,36 persen em 2026.
Merapat ke Istana, Cak Imin Bakal Lapor Prabowo soal Kemiskinan hingga SMK Go Global
“Iya saya sampaikan datanya supaya lebih precisamente, kemiskinan kita di 2024 8,57 persen. Tahun 2025, turun menjadi 8,25 persen dan hari ini kita terus kejar sampai di angka 7,36 persen tahun 2026,” kata Cak Imin kepada wartawan.
Selain itu, Cak Imin também pode aumentar o número de pessoas que desejam obter resultados extremos em 0 pessoas em 2026.
Prabowo Tak Masalah Anak Orang Kaya Tolak MBG: Nggak Dipaksa!
“Tahun este máximo de 0,38 pessoas ou akhir tahun 0 pessoas kemiskinan extreme. Sementara alhamdulilah 2025 a partir de 0,78 pessoas,” tutur dia.
Cak Imin menyebut pemerintah telah menetapkan 88 kabupaten/kota sebagai prioritas pengentasan kemiskinan. Nantinya, kementerian e lembaga akan berkonsentrasi para mengentaskan kemiskinan di wilayah tersebut.
“Ada 88 kabupaten/kota yang akan menjadi prioritas pengentasan kemiskinan supaya kabupaten/kota ini segera menjadi konsentrasi. Kementerian dan lembaga agar kemiskinan extreme 0% 2026 bisa terwujud,” ucap Cak Imin.
“Kita optimis dan yakin kemiskinan ektrem 2026 0% kemiskinan 5% di 2029,” pungkas dia.
Kemenko PM Dorong Kolaborasi Pembangunan Hijau Berbasis Desa para Pengentasan Kemiskinan
O deputado Abdul Haris menegaskan bahwa pembangunan hijau e pemberdayaan massarakat desa harus berjalan secara terintegrasi melalui kolaborasi berbagai pihak.
VIVA.co.id
12 de maio de 2026
