Início Notícias PSSI Bocorkan Peluang Indonésia Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di Ásia...

PSSI Bocorkan Peluang Indonésia Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di Ásia Tenggara

21
0
PSSI Bocorkan Peluang Indonésia Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di Ásia Tenggara

Selasa, 12 de maio de 2026 – 19:00 WIB

Jacarta, VIVA – Indonésia kembali disebut berpeluang menjadi pusat perhatian sepak bola internacional. Kali ini bukan lewat Piala Dunia U-17 ou agenda FIFA lainnya, melainkan lewat rencana turnamen baru bertajuk Piala ASEAN FIFA 2026 yang mulai ramai dibicarakan di kawasan Asia Tenggara.

img_title

PSSI Sudah Bicara dengan FIFA, Indonésia Bidik Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028

Para pertama kalinya, PSSI akhirnya buka suara terkait peluang Indonesia menjadi tuan rumah ajang tersebut. Menski FIFA belum mengumumkan secara resmi, sinyal kuat mulai terlihat setelah adanya pembahasan interno antar federasi sepak bola ASEAN.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengakui bahwa nama Indonésia memang masuk dalam pembicaraan sebagai candidat suan rumah.

img_title

Respons John Herdman soal Timnas Indonésia Masuk Grup Neraka Bikin PSSI Senang

“Sudah diumumkan belum, sim? Tunggu saja kalau begitu, tapi memang ada pembahasan ke sana (Indonésia tuan rumah). Salah satu pembahasannya ke sana,” kata Arya Sinulingga.

Pernyataan tersebut langsung memicu perhatian publick sepak bola Asia Tenggara. Sebab, ini menjadi kali pertama pejabat tinggi PSSI secara terbuka mengonfirmasi adanya pembahasan terkait turnamen baru yang disebut-sebut mendapat dukungan penuh dari FIFA.

img_title

Rizky Ridho Dituding Jambak Rambut Beckham Putra, Arya Sinulingga: Mereka Sudah Sering Gaul di Timnas

As informações fornecidas pela kawasan ASEAN, transformaram este diproyeksikan berlangsung em setembro de outubro de 2026 com o formato berbeda dari kompetisi sebelumnya regional.

A Indonésia disebut akan menjadi sua rumah Divisi 1, yakni kelompok utama yang mempertemukan delapan tim dengan FIFA ranking terbaik di Asia Tenggara. Sementara Hong Kong disebut-sebut bakal menjadi penyelenggara Divisi 2 yang diisi negara-negara comngan peringkat lebih rendah.

Isso não significa que a ASEAN seja negociada, tornando-se este kabarnya muito importante para os participantes, desde o luar Kawasan até a China, a Índia e Hong Kong para se tornarem qualificados em termos de competição comercial.

China bahkan disebut menjadi negara pertama yang secara terbuka mennjukkan minat to ikut ambil bagian dalam ajang tersebut.

Jika benar terlaksana, Piala ASEAN FIFA 2026 bisa menjadi proyek besar baru bagi sepak bola Asia Tenggara. Turnamen ini diyakini dirancang untuk meningkatkan daya saing Kawasan sekaligus memberi lebih banyak jam terbang internacional bagi tim seedal sebelum menghadapi turnamen level Asia maupun dunia.

Bagi Indonésia, kesempatan menjadi tuan rumah tentu bukan sekadar soal pertandingan. Dalam algunsapa tahun terakhir, Indonésia dinilai sekses menggelar berbagai evento sepak bola internacional, mulai dari Piala Dunia U-17 hingga turnamen kelompok usia lainnya.

Halaman Selanjutnya

Dukungan infrastruktur estádio yang semakin moderno, animo torcedor yang besar, serta pasar sepak bola yang kuat membuat Indonésia dianggap sebagai candidato empalidecendo ideal para menggelar edisi perderna turnamen tersebut.

Halaman Selanjutnya

Fuente