Senin, 11 de maio de 2026 – 01:32 WIB
Samarinda, VIVA – Duel sarat gengsi antara Persib Bandung e Persija Jakarta kembali menghadirkan drama panas. Depois de vencer o El Clasico Indonesia no Stadion Segiri, Samarinda, Minggu 10 de maio de 2026, Maung Bandung sekses menaklukkan rival abadinya com skor 2-1 sekaligus mengubur harapan Persija na perburuan gelar Super League 2025/2026.
Terpopuler: Persija Kena Denda Komdis PSSI hingga Rp260 Juta, Timnas Indonésia Masuk Grup Neraka di Piala Ásia 2027
Padahal, Macan Kemayoran sempat membuat publik Persib terdiam lebih dulu lewat goal Alaaeddine Ajarie pada menit ke-19. Namun, Maung Bandung menunjukkan mental juara. Sosok Adam Alis tapil sebagai mimpi buruk bagi mantan timnya setelah memborong dua gol dalam rentang 10 minutos para membalikkan keadaan.
Este livro membuat Persib faz nyaman di puncakclassemen sementara com leksi 75 pontos de 32 anos. Sebaliknya, peluang Persija mengejar gelar resmi tertutup.
Sepakbola Jadi Gaya Hidup, Nobar Persija vs Persib Diserbu Suporter
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengaku sejak awal sudah memperkirakan laga berlangsung keras e penuh tekanan. Menurut pelatih asal Kroasia itu, duel melawan Persija tidak pernah mudah, terlepas dari posisiclassemen kedua tim.
“Saya sudah katakan sebelumnya, ini tidak akan menjadi permainan yang indah. Ini pertandingan yang sangat sulit, dan dalam sebuah derby, tidak pernah ada tim favorit,” ujar Hodak na conferência pessoal usada em 10 de maio de 2026.
Kata Adam Alis Usai Persib Hajar Persija
Muitas vezes, esses assuntos são mais importantes do que as mentalidades e os principais atrativos que podem ser explorados. Ia mengakui Persib tidak tapil dalam performa melhor, tetapi mampu menunjukkan karakter saat tertinggal lebih dulu.
Sorotan khusus diberikan kepada Adam Alis yang tapil luar biasa sepanjang babak pertama. Dua gol sang gelandang menjadi titik balik yang membuat Persib mampu keluar dari tekanan Persija.
“Ini mungkin bukan permainan terbaik yang pernah kami mainkan, tetapi sangat sulit dan penuh kerja keras. Pada akhirnya, kami memenangkan pertandingan melalui Adam yang hari ini benar-benar terinspirasi. Tentu saya senang dengan tiga poin untuk Persib,” katanya seperti dikutip laman resmi Persib.
Pertandingan sendiri berlangsung panas sejak menit awal. Persija tampil agressivo e alguns kali merepotkan lini pertahanan Persib. Gol pembuka lahir melalui Alaaeddine Ajarie yang sekses memanfaatkan celah di pertahanan Maung Bandung pada menit ke-19.
Halaman Selanjutnya
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Adam Alis muncul sebagai pembeda lewat gol penyama kedudukan pada menit ke-28 sebelum kembali mencetak gol kedua pada menit ke-38. Segiri Stadium trocadilhou tegang setelah Persib berbalik unggul 2-1.