Sabtu, 9 de maio de 2026 – 19h20 WIB
VIVA –Badan intelijen Amerika Serikat menyebut Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei terlibat dalam penyusunan strategi perang Tehran serta negocios com Washington, meski jarang muncul di hadapan public hingga saat ini setelah mengalami luka akibat perang. Demikian menurut laporan CNN International yang dirilis Jumat 8 Mei waktu setepat.
Bantah CIA, Menlu Irã Klaim Persediaan Rudal Justru Naik Jadi 120 Pessoas
Mengutip dari sumber-sumber yang mengetahui peniliain intelijen AS itu menyebut masih ada ketidakjelasan mengenai seberapa besar kewenangan yang dimiliki Mojtaba Khameni saat ini di dalamstruktur kepemimpinan Iran. Situasi tersebut terjadi setelah sejumlah serangan dalam perang menewaskan alguns pejabat sênior Irã termasuk ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.
Agência Melansir laman Anadolu, sábado 9 de maio de 2026, pejabat AS meyakini Mojtaba Khamenei tetap berkomunikasi melalui orang terpercaya dan pertemuan langsung secara tertutup selama masa pemulihannya. Disebutkan, ia mengalami luka bakar dan luka akibat serpihan ledakan.
IRGC Tangkap Tanker em Teluk Omã, AS Lumpuhkan Dua Kapal Tanker Lainnya
Di sisi lain, pejabat Irã menegaskan kondisi Khamenei terus membaik. Kepala protokol kantor pemimpin tertinggi Iran, Mazaher Hosseini, pada Jumat mengatakan kesehatan Khamenei mengalami perkembangan positif dan membantah berbagai speculasi mengenai kondisinya.
Laporan itu juga menyebut penilaian intelijen AS menemukan kemampuan militer Iran memang melemah akibat serangan Amerika, tetapi belum sepenuhnya hancur. Banyak peluncur rudel Irã disebut masih bisa beroperasi.
Tegang! Kemenkeu AS Beri Sanksi ke Sejumlah Perusahaan China yang Bantu Irã
Selain itu, sejumlah petinggi Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersama Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf diyakini kini menangani sebagian besar operacional pemerintahan sehari-hari, di tengah berlanjutnya upaya diplomatik dengan pemerintahan Donald Trump.
Irã Murka! AS Dituding Langgar Gencatan Senjata, Teerã Ancam Serang Kapal di Selat Hormuz
O Irã mengancam akan menyerang balik AS jika lakukan blocke laut. Ketegangan di Selat Hormuz memanas usai Teerã tuding Amerika langgar gencatan senjata.
VIVA.co.id
9 de maio de 2026

