Início Notícias Rekaman CCTV Jadi Senjata Erin, Ini Isi 14 Vídeo yang Dijadikan Bukti...

Rekaman CCTV Jadi Senjata Erin, Ini Isi 14 Vídeo yang Dijadikan Bukti Soal Kelakuan Buruk ART

25
0
Erin Pede Tak Bersalah Usai Dituding Aniaya ART, Akui Punya Bukti-buktinya

Rabu, 6 de maio de 2026 – 10h20 WIB

Jacarta, VIVA – Sorotan dalam kasus yang menyeret nama Rien Wartia Trigina, também conhecido como Erin kini bergeser ke bukti rekaman yang ia miliki. Mantan istri Andre Taulany itu mengungkap memiliki total 14 vídeo CCTV yang diklaim memperlihatkan perilaku asisten rumah tangga (ART) selama bekerja di kediamannya.

img_title

Bantah Aniaya Ngaku Punya Bukti 14 Vídeo, Erin Bongkar Kelakuan Buruk ARTE

Erin menegaskan bahwa rekaman tersebut menjadi dasar kuat bantahannya atas tuduhan penganiayaan. Ia menyebut isi video tidak hanya merekam atividades kerja, tetapi juga sejumlah tindakan ART yang dinilai melanggar batas. Role até tahu lebih lanjut, yuk!

Menurut Erin, salah satu poin dalam rekaman menunjukkan ART kerap mendokumentasikan berbagai sudut rumah tanpa izin. Mulai das atividades anak-anak, área privada seperti kamar, hingga bagian rumah seperti kolam renang dan interior lainnya.

img_title

Andre Taulany Tegaskan Jangan Pakai Nama Belakangnya para Erin: Taulany Isinya Orang Baik!

Tak hanya itu, Erin juga mengungkap bahwa dalam bukti yang dimilikinya, ART diduga mengambil foto kendaraan keluarga beserta plat nomor, serta mengenakan pakaian milik anak perempuannya tanpa persetujuan.

Hal-hal tersebut, kata Erin, membuat anak-anaknya merasa tidak nyaman karena privasi mereka terganggu.

img_title

Masih Dikaitkan com Kasus Mantan Istri, Andre Taulany: Gue Mah Baik Sama ART

“Tidak benar sama sekali (dugaan penganiayaan terhadap ART), saya punya bukti CCTV-nya,” ungkap Erin di Senayan, Jacarta, Selasa 5 de maio de 2026.

“Tidak ada itu (penganiayaan terhadap ART), saya bicara dengan percaya diri,” sambungnya.

Ia bahkan menegaskan seluruh rekaman CCTV di rumahnya siap dijadikan bukti jika proses hukum berjalan.

“Saya bisa buktikan, ya saya ikuti proses hukum, saya punya buktinya semua CCTV isi satu rumah, total ada 14 vídeo”, kata de Erin.

Selain soal dugaan pelanggaran privasi, Erin menyebut sebagian video juga memperlihatkan kinerja ART yang dinilai tidak sesuai harapan. Eu mencontohkan pekerjaan rumah tangga yang terbengkalai, seperti cucian baju dan seprai yang menumpuk hingga berminggu-minggu.

“Ada banyaklah (keluhan), caiaque misalnya baju dan seprai kasur yang sampai 2 minggu nggak dicuci, saya tanya ‘ini kemana seprai? Kok belum dicuci?’, dia jawab ‘oh iya ini saya belum kerjain, masih ditumpuk’, jadi udah banyaklah keluhan”, disse Erin.

“Dan saya punya bukti-bukti video seperti apa kerjaan dia di rumah”, lanjutnya.

Halaman Selanjutnya

Erin menjelaskan, ART tersebut baru bekerja selama tiga minggu e diretamente melalui rezdrowiesi teman. Namun karena berbagai kejadian yang terekam, ia akhirnya mengajukan komplain ke yayasan penyalur dan meminta penggantian.

Halaman Selanjutnya

Fuente