Início Notícias Senador AS Tuding Trump e Netanyahu Sengaja Perpanjang Perang Timur Tengah

Senador AS Tuding Trump e Netanyahu Sengaja Perpanjang Perang Timur Tengah

19
0
Senador AS Tuding Trump e Netanyahu Sengaja Perpanjang Perang Timur Tengah

Rabu, 6 de maio de 2026 – 09:16 WIB

VIVA –Senador Amerika Serikat, Bernie Sanders, presidente Amerika Serikat, Donald Trump e Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu sengaja memperpanjang konflik yang kian meluas di Timur Tengah. Hal ini disampaikan Sanders Selasa waktu setepat di akun X miliknya.

img_title

Trump Tiba-Tiba Tunda ‘Projeto Liberdade’, Estratégias Damai ou Sinyal Serangan Baru ke Irã?

Em X tersebut, Sanders conseguiu obter o maior conflito de dados de Timur Tengah. A data estimada foi de cerca de 3.375 orang dilaporkan tewas di Iran, e mais de 26.500 orang lainnya mengalami luka-luka. Sementara itu no Líbano tercatat jumlah korban tewas sebanyak 2.702 e 8.311 orang lainnya luka-luka.

Sementara itu, dari data tersebut terungkap kekerasan tambahan di sejumlah negara Teluk menewaskan sedikitnya 28 orang dan melukai lebih dari 289 orang.

img_title

Trump Bakal Dialog com Xi Jinping, Bahas Operasi Militer Lawan Irã

Em Israel, Sanders mencatat ada 26 korban meninggal dunia e 7.791 orang luka-luka. Sementara itu di pihak Amerika Serikat sebanyak 13 exército dilaporkan tewas e 381 funcionários lainnya mengalami luka-luka.

Na época, Sanders mencionou Trump e Netanyahu como substitutos para uma grande parte do tempo de Timur Tengah.

img_title

Pesquisa: Mayoritas Warga AS Nilai Trump Tak Layak Pimpin Negara Secara Mental e Fisik

“Sudah cukup dengan perang tanpa akhir yang dipicu oleh Trump e Netanyahu,” tulis Sanders dikutip dari laman Agência Anadolu, Junho 6 Maio 2026.

Seperti diketahui, ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat e Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari, yang kemudian dibalas oleh Teerã dan berdampak pada terganggunya jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 de abril melalui mediasi Paquistão. Namun, perundingan di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan jangka panjang. Gencatan senjata itu kemudian diperpanjang oleh Trump tanpa batas waktu yang jelas.

Seja em 13 de abril, a América Serikat também membrolakukan bloqueou laut yang menargetkan lalu lintas kapal Irã di jalur perairan estratégias tersebut.

Presidente Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Trump Tuding Irã ‘principal-principal’, Tapi Ingin Damai dengan AS

Presidente Amerika Serikat (AS), Donald Trump menuduh Irã ‘bermain-main’ com pemerintahannya. Meskipun, sebenarnya ingin mencapai kesepakatan damai dengan AS.

img_title

VIVA.co.id

6 de maio de 2026

Fuente