Selasa, 5 de maio de 2026 – 16h11 WIB
Jacarta, VIVA – Kontroversi rumah tangga selebgram Clara Shinta dengan cantou suami, Muhammad Alexander Assad, masih menjadi perhatian publiclik. Permasalahan yang mencuat tidak hanya terkait dugaan perselingkuhan, tetapi juga dampak emosional yang kini harus dihadapi Clara Shinta akibat kejadian tersebut.
Clara Shinta Kena Mental Usai Pergoki Suami VCS com Selingkuhan
Konflik esta bermula saat Clara Shinta memergoki dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan suaminya bersama seorang perempuan bernama Tri Indah Ramadhani. Insiden tersebut terjadi ketika keduanya berada em Bangkok em 8 de abril de 2026. Role lebih lanjut yuk!
Seja qual for o seu caso, a casa onde você mora está no mesmo lugar do mundo, akhirnya berujung pada proses perceraian yang saat ini tengah bergulir di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Clara Shinta Ngaku ke Komnas Perempuan Soal Vídeo Nakal Suami: Saya Dirugikan!
Em uma situação difícil, Clara Shinta usou muito tempo para ganhar dinheiro. Ia memutuskan tidak lagi tinggal soroah dengan sang suami. Selain itu, kontaktasi antara keduanya trocadilho kini sangat dibatasi e hanya dilakukan melalui perantara kuasa hukum masing-masing.
“Sudah tidak soroah lagi. Kalau communikasi masih melalui Pak Sunan (kuasa hukum). Biar lebih stabil sih. Soalnya kalau kita communikasi langsung, takutnya malah jadi cekcok dan permasalahannya bakal muter-muter di situ terus, saling menyalahkan,” kata Clara Shinta, di Komnas Perempuan, Jacarta Pusat, Senin 4 de maio de 2026.
Lagi Pusing Proses Cerai, Clara Shinta Ngadu ke Komnas Anak Soal Tak Diberi Nafkah Mantan Suami
Keputusan tersebut diambil bukan tanpa alasan. Clara Shinta mengaku ingin menjaga kestabilan emosinya selama menjalani proses perceraian. Ia berusaha menghindari konflik yang berpotensi memperparah kondisi mentalnya.
“Kalau untuk contakt atau teleponan ‘Hai’ ou ‘Say Hello’ itu sudah tidak ada. Kami serahkan semuanya ke kuasa hukum. Este é o melhor para menjaga stabilitas emosi saya”, disse Clara Shinta.
Tak hanya menghadapi persoalan hukum, Clara Shinta também tem berjuang memulihkan kondisi psikologisnya. Ia kini menjalani perawatan intensivo com bantuan tenaga profissional guna menjaga kesehatan mentalnya.
Em alguns casos, Clara Shinta pode ter se separado da sebelumnya, yang diakuinya merupakan hasil dari pengobatan rutin yang ia jalani.
“Saya lagi dalam pengobatan rutin, sudah dua Minggu ini minum Obat dari psikiater. Alhamdulillah, karena rutin minum Obat, saya jadi kuat dan lebih tenang saat harus bicara di depan publik”, disse Clara Shinta.
Halaman Selanjutnya
“Kalau tidak, mungkin saya tidak sanggup,” pungkasnya.



