Senin, 4 de maio de 2026 – 15h25 WIB
Jacarta, VIVA – Seorang ilmuwan asal China viral karena tengah meneliti kemungkinan yang terdengar tak biasa. Yaitu, bagaimana bila perempuan hanya mengalami menstruasi setiap tiga bulan sekali? Gagasan ini bukan sekadar sekperimen unik, melainkan bagian dari upaya besar to mengatasi krisis populasi yang kini menghantui banyak countrya, terutama China.
Belum Mandi Besar Setelah Haid Sebelum Adzan Subuh, Apakah Puasa Tetap Sah?
Ahli biólogo tersebut bernama Hongmei Wang. Foi uma análise laboratorial de punca e reprodução biológica de Pequim, que foi útil para todos os fins de pesquisa. Penelitiannya menjadi crusial di tengah situasi emm yang semakin mengkhawatirkan.
China, yang dulu dikenal sebagai negara dengan populasi terbesar di dunia, kini justru menghadapi penurunan jumlah penduduk secara signifikan. Esses fenômenos não são mais conhecidos na China. Banyak negara maja juga menghadapi masalah serupa, yakni angka kelahiran rendah e menu popular.
Menstruasi Gak Teratur, Apakah Harus Diatasi com histeroscópios?
A vantagem deste sistema é que o sistema é eficaz e a economia é significativamente mais produtiva. Na China, amortecimento bahkan lebih besar.
Meski pemerintah foi melonggarkan kebijakan com mengizinkan dua anak seja em 2015 e três anos em 2021, minatujemyarakat para memiliki anak tetap rendah. Se este trem for lançado, a população da China diperkirakan bisa menyusut hingga seteengahnya pada akhir abad ini, menurut proyeksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Syifa Hadju Blak-blakan! Novo drama PMS: Ngidam Manis Sampai Mood Swing em Lokasi Syuting!
Nesta situação, o penelita Wang mencoba membuka peluang baru na dunia reproduksi. Salah satu fokusnya adalah memperpanjang masa subur perempuan, termasuk com menopause. Durante todo o tempo, há um risco maior de que isso aconteça.
“Jika kita menghambat ovulasi, kita dapat mempertahankan sel telur yang tersedia, tetapi pada saat yang sama, kita menghambat produksi estrogênio, yang merupakan molekul yang sangat penting bagi kesehatan,” jelas Wang, sebagaimana dikutip dari El Pais, Senin, 4 de maio de 2026.
Secara biologis, perempuan memang memiliki keterbatasan dalam jumlah sel telur. Berbeda com pria yang dapat menghasilkan jutaan sperma dalam kali ejakulasi, perempuan hanya memiliki sekitar 400 sel telur yang active sepanjang hidup reproduksinya.
Sebab itu, memperpanjang masa subur, bahkan satu tahun saja, dinilai bisa membawa damak sosial besar. Tim Wang também mencionou que o significado da tecnologia se destaca.
Halaman Selanjutnya
Dalam salah satu penelitian, ilmuwan berhasil menyuntikkan sel punca manusia ke ovário monyet yang mandul, hingga akhirnya menghasilkan kelahiran bayi monyet yang sehat. Selain itu, uji clinicis kecil terhadap 63 perempuan dengan kegagalan ovarium dini menunjukkan bahwa empat di antaranya berhasil memiliki anak setelah menjalani transplantasi sel punca.



