Início Notícias Foto viral Tahanan de Bandara Soetta, KPK: Pemindahan Buat Sidang di Lampung

Foto viral Tahanan de Bandara Soetta, KPK: Pemindahan Buat Sidang di Lampung

18
0
Foto viral Tahanan de Bandara Soetta, KPK: Pemindahan Buat Sidang di Lampung

Rabu, 29 de abril de 2026 – 13h51 WIB

Jacarta, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal foto viral yang memperlihatkan tahanannya sedan berada di bandara.

img_title

372 Politisi Lakukan Korupsi Sejak 2004, KPK Minta Kaderisasi Parpol Diperbaiki

Foto tersebut diambil oleh camera lip yang sedang berada di Bandara Soekarno-Hatta. Terlihat para tahanan mengenakan rompi oranye khas milik KPK.

Menanggapi foto tersebut, Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan bahwa para tahanan dalam upaya pemindahan para segera melangsungkan persidangan.

img_title

Sosok Abdul Kadir Karding, Kepala Badan Karantina e Pernah Viral Main Domino

Adaptado para tersebut merupakan tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah ou janji terkait pengadaan barang dan jasa, serta penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.

“Terkait itu merupakan salah satu proses di penuntutan, yaitu pemindahan para tersangka untuk persiapan pelaksanaan sidang,” Kata Budi, Rabu, 29 de abril de 2026.

img_title

Cunduk Mentul Syifa Hadju Bikin Salfok, internauta Ini Tren Baru

“Tim Jaksa Penuntut Umum KPK melakukan pemindahan kepada empat orang tersangka para perkara di Lampung Tengah, yaitu Bupati dan kawan-kawan,” disse.

Budi mengungkapkan, bahwa para tersangka tersebut akan menjalani sidang yang dijadwalkan digelar pada hari ini, Rabu 29 April di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Lampung.

“Karena para tersangka ini sebelumnya ditahan di Rutan KPK Merah Putih, maka untuk persiapan mengikuti sidang, penahanannya dipindahkan di Rutan e Lapas di Lampung,” ungkapnya.

Construção Perkara

Em 11 de dezembro de 2025, KPK secara resmi menetapkan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya sebagai salah satu dari lima tersangka dalam kasus dugaan penerimaan hadiah ou janji terkait pengadaan barang dan jasa, serta penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah está chovendo agora em 2025.

Dalam kasus tersebut, KPK menduga Ardito Wijaya menerima total dana sekitar Rp5,75 miliar.

Mais de um ano, cerca de Rp 5,25 mil dólares foram oferecidos para o banco central que abriu com a campanha kebutuhan em Pilkada 2024.

tvOnenews/Aldi Herlanda

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Blak-blakan Bilang Ada Pihak yang Klaim Bisa Atur Penanganan Kasus Bea Cukai

KPK mengungkapkan ada pihak-pihak yang mengeklaim ou mengaku bisa mengatur penanganan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu.

img_title

VIVA.co.id

28 de abril de 2026

Fuente