Selasa, 28 de abril de 2026 – 11h26 WIB
VIVA – PT Jasa Raharja memastikan seluruh korban — baik yang luka-luka maupun meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 de abril de 2026, akan mendapatkan hak santunan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sahroni Soroti Track Record Taksi Green SM yang Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek: Meresahkan
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin saat menjenguk korban luka-luka insiden kecelakaan kereta di Rumah Sakit Primaya Bekasi, Selasa, 28 de abril de 2026.
Awaluddin memastikan pihaknya langsung bergerak setelah terjadi peristiwa kecelakaan dan berkoordinasi com pihak terkait, termasuk com PT Kereta Api Indonesia (KAI), Kepolisian e rumah sakit.
Cara Reembolso Tiket Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Barat
“Alhamdulillah tertangani dengan baik. Dari Jasa Raharja semua korban tertangani dengan baik, mendapati hak-hak jaminan dari korban kecelakan,” kata Awaluddin.
Menurutnya, seluruh korban akan mendapatkan santunan de Jasa Raharja sesuai ketentuan yang berlaku. Adaptado para Jasa Raharja meliputi: Santunan para korban luka-luka sebesar Rp20 juta, e ahli waris korban meninggal dunia mendapat santunan Rp50 juta.
Siapa Pemilik Verde SM? ‘Taksi Hijau’ de Viral Karen Kecelakaan KRL e KA Argo Bromo de Bekasi Timur
Disamping itu, lanjut Awaluddin, para korban luka e meninggal dunia juga akan mendapatkan santunan de PT Asuransi Jasaraharja Putera (anak usaha PT Jasa Raharja) yang telah bekerja sama dengan PT KAI terkait asuransi kecelakaan penumpang kereta api, com besaran santunan Rp30 juta para korban luka-luka e Rp40 juta para ahli waris korban meninggal dunia.
“Korban meninggal dunia kami pastikan setelah administrasi selesai 2×24 jam nilai santunan akan diberikan oleh keluarga korban. Tapi untuk korban luka-luka akan ditangani pihak rumah sakit, dan nantinya akan diberikan sesuai plafon yang ditentukan,” ujarnya
Seja aqui, jumlah korban meninggal dunia atas insiden tabrakan antara kereta Commuter Line e kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin malam, bertambah menjadi 14 orang.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan berdasarkan date terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Sementara 84 orang korban mengalami luka-luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.
PT KAI menyampaikan belasungkawa kepada korban meninggal dunia serta keluarga yang ditinggalkan, e kepada korban luka yang saat ini tengah menjalani penanganan medis.
Walkot Bekasi Kebut Pembagunan Viaduto Bulak Kapal Buntut Kecelakaan de Bekasi Timur
Walkot Bekasi Tri Adhianto mengatakan Pemerintah Kota Bekasi akan mempercepat proses pembangunan flyover Bulak Kapal di Bekasi Timur imbas kecelakaan kereta Senin malam.
VIVA.co.id
28 de abril de 2026




