Início Notícias Rupia Menguat ke 17.211, Kondisi Fiskal RI da Tengah Geopolitik Timur Tengah...

Rupia Menguat ke 17.211, Kondisi Fiskal RI da Tengah Geopolitik Timur Tengah Jadi Sorotan

24
0
Rupia Menguat ke 17.211, Kondisi Fiskal RI da Tengah Geopolitik Timur Tengah Jadi Sorotan

Senin, 27 de abril de 2026 – 09:56 WIB

Jacarta, VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dólar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdegangan hari ini.

img_title

IHSG Dibuka Menguat, Harga Minyak Dunia Naik lagi Imbas Buntunya Peruundingan Irã-AS

Data Berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate ou Jisdor BI, taxa rúpia terhadap dólar Amerika Serikat berada di level Rp 17.278 pada Jumat, 24 de abril de 2026. Posisi rupiah itu menguat 30 poin dari kur sebelumnya di level Rp 17.308 pada perdagangan Kamis, 23 de abril de 2026.

Sementara perdagangan di pasar spot pada Senin, 27 April 2026 hingga pukul 09.01 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.211 por dólar AS. A posição é inferior a 18 pontos ou 0,10 pessoas da posição superior no nível Rp 17,229 por dólar AS.

img_title

Purbaya Tegaskan Pelemahan Rupia Bukan Cerminan Buruknya Kondisi Ekonomi RI

Ilustração de uma rupia.

Ilustração de uma rupia.

Foto:

  • pixabay.com/WonderfulBali

Pengamat ekonomi dan pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, perang yang berkecamuk di kawasan Asia Barat Daya menghadapkan banyak negara di dunia dalam situasi energi krisis, juga ancaman inflasi yang tak bisa diremehkan.

img_title

BI Sebut Rupiah Sudah subvalorizado, Apa Artinya?

Bagi Indonésia, kendati memilih menahan tak mengerek harga BBM, tak berarti tanpa ada efek sama sekali. Kondisi fiskal yang sudah rentan bahkan sebelum pecah perang, sekali lagi menghadapi tantangan besar.

No entanto, eles trocaram bahwa APBN por esta posição para aumentar a economia de Timur Tengah, o que me ajudou a obter uma boa quantidade de energia.

Saat harga minyak mentah bergejolak tinggi dan nilainya di atas asumsi macro APBN 2026, yakni di atas US$100 por barril, pemerintah masih bisa menahan kenaikan harga, khususnya BBM bersubsidi dalam tanpa harus menguras cadangan APBN dalam bentuk Saldo Anggaran Lebih (SAL).

SAL pemerintah yang kini nominalnya mencapai Rp 423 triliun masih belum terpakai sedikitpun, untuk menghadapi tekanan belanja subsidi akibat kenaikan harga komoditas energi.

SAL menjadi sumber uang terakhir bagi pemerintah, apabila anggaran belanja sudah tak mampu menahan target defisit di bawah 3 persen PDB. Com o APBN yang masih mampu melakukan efisiensi dan realokasi belanja-belanja ke setor yang prioritas, pemerintah mengaku masih tenang untuk mengelola defisit APBN 2026 sesuai target di bawah 3 persen PDB sebagaimana yang telah ditetapkan dalam UU Keuangan Negara.

Halaman Selanjutnya

Além disso, o Banco da Indonésia (BI) menegaskan akan memaximalkan seluruh bauran kebijakan moneter. A intervenção dilakukan secara simultaneamente dipasar offshore NDF, passar spot, serta pasar doméstico DNDF. Selain itu, BI também opera moneter valas, termasuk melalui transaksi spot e swap berbasis yuan offshore sebagai upaya memperkuat rupiah dan mendorong penggunaan mata uang Lokal saat bertransaksi.

Halaman Selanjutnya

Fuente