Minggu, 26 de abril de 2026 – 22h17 WIB
Bogor, VIVA – Gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Turnamen Olahraga Domino Nasional (ORADO) 2026 mencapai puncaknya. Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi keluar sebagai juara para a categoria júnior, em 26 de abril de 2026.
Persaingan Fazendo Panas! Kejurnas ORADO 2026 Masuk Fase Gugur
Persaingan di categoria júnior berlangsung sengit. Sulsel berhasil membawa pulang hadiah utama sebesar Rp130 juta. Sementara itu, peringkat kedua ditempati oleh Sumatera Selatan B com hadiah Rp65 juta, disusul Kalimantan Selatan di posisi ketiga com Rp45 juta, e Sumatera Selatan di peringkat keempat.
Ketua Umum Pengurus Besar Olahraga Domino Indonésia (PB ORADO), Yooky Tjahrial, menyatakan rasa bangganya atas antusiasme peserta. Seja um Pengprov e um Pengcab em Januari lalu, os processos selecionados são dilakukan dari tingkat kabupaten hingga provinsi.
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
“Alhamdulillah, 38 províncias de Sumatera, Java, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua semua hadir.
Gak Cuma Permainan Populer, Domino Jadi Cara Asah Pikiran e Kemampuan Profissional
Visi Sport Industry e “Naik Kelas”
Yooky menekankan bahwa alvo utama PB ORADO é uma indústria esportiva dominó sebagai. Ia ingin mengubah citra domino yang selama ini dianggap sebagai permainan kalangan bawah menjadi olahraga profesional dengan kemasan yang berbeda.
“Hari ini, dengan jumlah hadiah dan fasilitas seperti atlet internacional, kami menghargai atlet domino. Kita berterima kasih domino sudah naik kelas. Orado menggetarkan Indonésia,” tegasnya.
Eu também menambahkan bahwa domino adalah olahraga yang mengandalkan fokus dan kerja sama tim. “Kalau tidak pintar, tidak akan menang. Bayangkan, mereka tiap hari latihan. Yang paling penting diapresiasi oleh federasi, tidak perlu main judi, hadiahnya saja total Rp1 Miliar,” tambahnya.
Kisah Sang Juara
Sulawesi Selatan juara Kejurnas Orado 2026
Robi e Riski, atleta asal Sulawesi Selatan yang sekses menyabet gelar juara, menceritakan dedikasi mereka di balik papan domino. Mengaku telah rutin berlatih dan mengikuti berbagai turnamen domino sejak kecil.
Senada com rekannya, Riski yang sudah belajar domino sejak dini mengungkapkan kebanggaannya bisa bertanding di level seedal. “Cita-cita saya memang menjadi atlet domino. Ditonton banyak orang itu seru dan tegang, tapi sangat memuaskan,” pungkas Riski.
Halaman Selanjutnya
Kejurnas ORADO 2026 ini diharapkan menjadi batu loncatan besar bagi masa depan olahraga domino di Indonesia, membuktikan bahwa strategi dan ketangkasan otak di atas meja kayu mampu bersaing di panggung industri olahraga modern.

