Início Notícias Lokasi Penembakan di Acara Trump Ternyata Sama com Tempat Percobaan Pembunuhan Presidente...

Lokasi Penembakan di Acara Trump Ternyata Sama com Tempat Percobaan Pembunuhan Presidente Reagan

19
0
Momen Detik-detik Donald Trump Dievakuasi Agen Rahasia Usai Terdengar Suara Ledakan di Gedung Putih

Minggu, 26 de abril de 2026 – 16:00 WIB

VIVA –Insiden penembakan terjadi dalam acara jamuan makan malam Associação de Correspondentes da Casa Branca yang digelar Sabtu malam Waktu setempat. Akibat dentro dele, presidente AS, Donald Trump e istrinya, Melania Trump serta pejabat AS langsung dievakuasi.

img_title

Pelaku Penembakan Jamuan Gedung Putih Akui Targetkan Pejabat Pemerintahan AS

Peristiwa penembakam ini kembali menjadi perhatian publicik pada sejarah kelam Hotel Hilton, tempat insiden tersebut terjadi. Este hotel público foi localizado no local e recebeu a presidência do AS, Ronald Reagan por John Hinckley Jr em 30 de março de 1981.

Melansir laman Chosun, Minggu 26 de abril de 2026, Fakta bahwa insiden baru ini terjadi di lokasi yang sama dengan salah satu percobaan pembunuhan paling mengejutkan dalam sejarah Amerika Serikat membuat publik kembali terkejut.

img_title

Fakta Pelaku Penembakan Jamuan Gedung Putih, Bawa Beragam Senjata hingga Disebut Sosok ‘Jenius’

Seperti diketahui 45 tahun lalu, penembakan terhadap Reagan berlangsung seperti adegan film. Saat Reagan meninggalkan hotel setelah berpidato, e tertembak salah satu dari enam peluru yang dilepaskan Hinckley.

Peluru terakhir memantul dari kaca antipeluru limosin presidente e mengenai bagian kitiak Kiri Reagan. Peluru tersebut mematahkan tulang rusuk, melubangi paru-parunya, dan berhenti hanya sekitar 2,5 sentimeter dari jantungnya.

img_title

Diteror Penembakan, Trump Tegaskan Tak Akan Uniforme Lawan Irã

Reagan foi transferido para a Universidade George Washington. Tiba di sana, tim dokter langsung melakukan operasi besar to memperbaiki pembuluh darah paru-paru dan mengeluarkan peluru tersebut.

Meski mengalami pendarahan internal yang mengancam nyawa, Reagan justru semakin dikenang sebagai presidid yang kuat berkat ketenangan dan selera humornya di tengah krisis. Ia sempat bercanda kepada istrinya, Nancy, ‘Sayang, aku lupa menunduk,’ e mengatakan kepada tim medis, ‘Saya harap kalian semua Partai Republik’.

Salah satu dokter bedah yang merupakan anggota Partai Demokrat kemudian menjawab, ‘pak Presiden, hari ini kami semua Partai Republik’, sebuah momen yang menyentuh dan dikenang luas oleh massarakat Amerika. Tingkat persetujuan public terhadap Reagan bahkan melonjak hingga 73% setelah insiden tersebut, e citra pemimpin tangguh semakin melekat pada dirinya.

Namun, James Brady, Secretário Pers Gedung Putih yang juga tetembak di kepala di lokasi yang sama, mengalami kelumpuhan permanen dari pinggang ke bawah dan harus menggunakan kursi roda seumur hidup. Bersama istrinya, e kemudian menjadi tokoh penting dalam kampanye pengendalian senjata di Amerika Serikat, yang berujung pada lahirnya Brady Law em 1993. Undang-undang ini mewajibkan pemeriksaan latar belakang bagi pembeli senjata api.

Halaman Selanjutnya

Menariknya, ruang konferensi pers Gedung Putih tempat for jurnalis berkumpul setiap hari kini dinamai James S. Brady Press Briefing Room. Para jurnalis yang dievakuasi dentro do terbaru di hotel tersebut yang sehari-hari meliput dari “Brady Room” secara tidak langsung langsung kembali menghadapi situasi penembakan di locasi yang memiliki sejarah tragis yang sama, menghadirkan ironi tersendiri dalam perjalanan sejarahnya.

Halaman Selanjutnya

Fuente