Minggu, 26 de abril de 2026 – 13h22 WIB
Jacarta, VIVA – Anak usaha BUMN PT Kimia Farma (Persero) Tbk, PT Phapros Tbk (PEHA) mencetak pertumbuhan laba bersih pada kuartal I-2026 sebesar 113 persen secara tahunan (ano a ano/ano).
Kenapa Anak Muda Sekarang Lebih Pilih Jualan daripada Cari Kerja?
Plt Direktur Utama Phapros Ida Rahmi Kurniasih mengatakan, lucrativa perusahaan no kuartal I-2026 ditopang kenaikan penjualan sebesar 10,17 pessoas menjadi Rp221,09 miliar dibandingkan periode sama 2025 sebesar Rp200,67 miliar.
Em todo o caso, tanto a produção quanto o custo (custo dos produtos vendidos/CPV) no mês de 2026 foram de 5,04 pessoas, o maior lucro foi dividido com o valor total. Com demikian, laba kotor itu naik 16,59 pessoas custam Rp103,96 miliar dibandingkan com período de kuartal I 2025 Rp89,17 miliar.
Dukung Kinerja, Satpol PP Harap Bisa Punya Kantor Sendiri
“Di sisi lain, beban usaha Phapros pada Januari-Maret 2026 juga relatif stabil hanya naik 7,35 persen yoy,” ujar Ida dikutip dari keterangannya, Minggu, 26 de abril de 2026.
Pertumbuhan penjualan yang cukup signifikan dan kemampuan menjaga stabilitas COGS and beban usaha, membuat Phapros mencetak laba bersih pada kuartal I 2026 sebesar Rp761,49 juta, naik 112,86 persen dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya yang masih mengalami kerugian Rp 5,92 miliar.
Perkuat Budaya Kerja Inklusif-Adaptif, BKI Pacu Pemberdayaan Perempuan di Lingkungan BUMN
Tren awal 2026 tersebut juga melanjutkan perolehan pertumbuhan laba bersih pada 2025 sebesar 109 persen secara tahunan. Ida menambahkan di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Phapros mampu menjaga kinerja keuangan com baik, sehingga berhasil mencetak laba bersih.
Menurutnya, perusahaan konsisten menjalankan estrategi optimisasi semua saluran penjualan, menjaga kestabilan ketersediaan produto serta terus megedepankan efisiensi biaya di toda linha com dengan tetap mengedepankan standar mutu yang tinggi dan kepatuhan kepada regulasi.
“Berbagai langkah strategis tersebut berhasil menjagaprofitabilitas berkelanjutan. Setelah berhasil membalikkan kondisi dari rugi pada 2024 menjadiprofit pada 2025, kami terus berupaya untuk menjagaprofitabilitas perusahaan,” jelasnya.
Ia mengatakan dalam menyikapi dapak geopolitik yang menyebabkan kenaikan harga bahan dan biaya, pihaknya sudah melakukan mitigasi risiko dengan contrak pembelian sejak awal tahun dan terus memantau perkembangan agar tetap adaptif.
Tujuannya agar target penjualan, biaya dan laba bersih hingga akhir tahun sesuai RKAP bisa diamankan. Ida melanjutkan Obat generik bermerek (OGB) menjadi salah satu penopang pertumbuhan penjualan em Januari-Maret 2026. Penjualan OGB no kuartal I 2026 melonjak 59 persen menjadi Rp128,70 miliar dibandingkan com período yang sama tahun lalu Rp80,88 miliar.
Halaman Selanjutnya
Kontribusi Obat anti tuberculose (TB) para dewasa e anak serta tablet também darah yang merupakan programa antes de pemerintah terkait TB, anemia e nanismo merupakan bentuk komitmen Phapros dalam menyehatkan massarakat Indonésia.



