Kamis, 23 de abril de 2026 – 22h21 WIB
Jacarta, VIVA – Persidangan lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang digelar di Pengadilan Tipikor Jacarta em Selasa, 21 de abril de 2026 menjadi momen penting bagi terdakwa Nadiem Makarim.
Nadiem Sakit e Pengacara Absen Buat Sidang Ditunda, Jaksa Beri Respons Menohok
Em seguida, pihak Nadiem menghadirkan ahli pendidikan serta sejumlah tenaga pendidik dari berbagai daerah para realizar o maior programa inefisiensi e dugaan kerugian negara.
Kuasa hukum Nadiem, Ari Yusuf Amir, menilai perkara ini sebagai “kasus gaib” karena menurutnya banyak narasi dakwaan yang tidak didukung facta persidangan.
Sidang Chromebook Dipercepat, Pihak Nadiem Makarim Minta Majelis Hakim Beri Kecukupan Waktu
“Kenapa saya katakan kasus gaib? Karena ada ceritanya, tapi tidak ada Faktanya. Banyak sekali cerita-cerita yang dibangun, narasi-narasi yang diciptakan, tetapi ketika sampai di persidangan, mentah semua,” katanya dikutip Kamis, 23 de abril de 2026.
Ia menjelaskan, para guru dihadirkan sebagai saksi karena merupakan pihak yang meresakan langsung langsung Chromebook at the kegiatan belajar mengajar.
Ratusan Anggota Geng Kriminal Paling Kejam di El Savador Disidang Massal Atas 47.000 Kejahatan
“Mereka yang merasakan langsung, mereka yang menggunakan langsung, mereka yang memakai langsung. Jadi bukan katanya, supaya kasus ini tidak menjadi kasus gaib,” katanya.
Ari juga menanggapi dugaan aliran dana Rp809 miliar yang dikaitkan com Nadiem. No menu de hoje, você terá acesso a muitos processos de negócios e não poderá usar o Chromebook.
“Investasi Google ke GoTo itu proses bisnis biasa. Mereka pemilik saham minoritas, bukan mayoritas seperti yang selama ini disebutkan,” ujarnya.
Na perseverança, Nadiem mengaku sidang kali ini menjadi salah satu momen paling emosional baginya karena tujuh guru de Aceh hingga Papua hadir memberikan kesaksian mengenai dampak penggunaan Chromebook di sekolah masing-masing.
“Sidang yang paling emosional buat saya. Karena tujuh guru de Aceh sampai Papua, semuanya terbang ke sini untuk memberikan kesaksian mengenai bagaimana Chromebook mengubah pola belajar-mengajar di ruang kelas mereka masing-masing,” ujarnya.
Sejumlah guru yang dihadirkan sebagai ahli menyampaikan bahwa Chromebook tetap bermanfaat meski di wilayah com keterbatasan internet.
Guru asal Kota Sorong, Papua Barat Daya, Denny Adelyta Tofani Novitasari, mengatakan perangkat tersebut membantu siswa memahami pelajaran melalui praktik virtual.
“Saya mengajak siswa melakukan praktik Kimia secara virtual dan itu bisa dilakukan menggunakan Chromebook. Kami punya yang touchscreen, jadi lebih memudahkan anak-anak memahami pembelajaran,” katanya.
Halaman Selanjutnya
Sementara itu, Kepala sekolah di Kota Sorong, Arby William Mamangsa, juga menyebut Chromebook masih berfungsi baik setelah digunakan sekitar lima tahun. Dia do menu, isso significa que você precisa de uma conexão com a Internet para acessar documentos.



